Menanggapi Aspirasi, Ketua DPRD Bitung Sebut Ini Hutang Saya Kepada Warga

Bitung, RedaksiSulut  Ketua DPRD Kota Bitung, Aldo Nova Ratungalo, gelar Reses Masa Persidangan Kedua, Tahun Sidang 2020-2021 DPRD Kota Bitung Daerah Pemilihan Kecamatan Girian-Madidir, di Blessing Hill, Keluaran Madidir Unet, Kecamatan Madidir, Kota Bitung. Selasa, (6/4/2021).

Salah satu warga Kelurahan Madidir, Cici Siby, dalam kegiatan yang menyerap aspirasi warga ini memanfaatkan kesempatan tersebut, dimana menyampaikan bahwa sudah bertahun-tahun di wilayah tempat tinggalnya sampai saat ini tidak mempunyai akses jalan yang memadai.

“Saat ini jalan tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Masalahnya saat ini kami sangat kesulitan dengan kondisi seperti ini, contohnya kalau ada yang meninggal, ambulans tidak bisa masuk ke pemukiman, hanya diparkir di halaman Masjid Jami Syuhada lalu jenasah di angkat, begitu juga kalau ada orang yang sakit, mereka harus jalan kaki atau terpaksa naik motor melalui jalan yang curam”. Kata Cici seraya mengatakan bahwa warga yang tinggal di tempat itu ada lebih 200 KK dan disitu sudah terbagi dua kelurahan jadi sangat pantas kalau meminta pembangunan jalan.

Menanggapi hal ini, Aldo menyampaikan bahwa dirinya menjamin akan menindaklanjutinya, terlebih aspirasi dimaksud sudah pernah diterimanya pada kegiatan reses sebelumnya.

“Ini menjadi hutang saya kepada ibu dan warga disana, apalagi ibu Cici sudah pernah menyampaikan walaupun sampai saat ini masih belum terealisasi. Namun sebenarnya hal ini sudah di sampaikan ke pak Wali Kota waktu itu, Max Lomban, tapi sudahlah, itu sudah lewat namun di Pemerintahan sekarang saya akan kembali meneruskan aspirasi ini”. Kata Aldo seraya mengatakan bahwa selain aspirasi ini, semua aspirasi yang disampaikan akan saya teruskan agar semua bisa diupayakan menjadi kegiatan Pemkot Bitung yang masuk Prioritas.

Sementara itu, Camat Madidir, Altin Tumengkol pada saat itu membenarkan hal tersebut dimana Aldo sudah pernah memperjuangkan aspirasi yang dimaksud, namun ketersediaan anggaran jadi halangan pembangunan jalan yang diminta.

“Tahun lalu, hal itu sudah diupayakan lewat dana Kelurahan, tapi seperti kita ketahui bersama sejak bulan Maret tahun lalu dimana anggaran Dana Kelurahan yang digeser untuk penanganan pandemi Covid-19, jadinya anggaran untuk rencana itu maupun yang lain ikut bergeser”. Katanya.

Yang turut hadir dalam kegiatan, Kepala Dinas Sosial, Give Mose, Camat Madidir, Altin Tumengkol, Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Julius Sumanti, sejumlah Lurah di Kecamatan Madidir dan Joutje Sumampouw selaku perwakilan dari PDAM Duasudara. (*/Wesly)

Related posts