Melalui Press Release, Paslon Maurits Hengky Sampaikan Permohonan Maaf

Bitung, Redaksisulut – Dengan datangnya massa yang begitu banyak pada saat pendaftaran, Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung Maurits Mantiri dan Hengky Honandar (MM-HH) di KPU Kota Bitung, menyampaikan permohonan maaf.

Melalui Press Release Paslon MM-HH menyatakan bahwa, tidak ada maksud apalagi niat untuk menghadirkan massa pada saat mendaftar. Itu aksi spontanitas dari masyarakat untuk ikut hadir di Kantor KPU Kota Bitung.

“Ini murni gerakan rakyat yang bergerak bukan digerakan dan barisan pendukung yang hadir pada saat pendaftaran sesungguhnya tidak kami arahkan bahkan kami tidak pernah menyiapkan kendaraan untuk memobilisasi mereka. Jadi sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pendaftaran”. Kata Kedua Paslon yang diusul PDI Perjuangan, Perindo dan Gerindra dalam Press Release. Senin, (7/9/2020).

Ini Press Release Permohonan Maaf Maurits Mantiri dan Hengky Honandar. 

Saya (Maurits Mantiri) secara pribadi bersama pak Hengky Honandar sebagai bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Bitung 2020 dengan ini menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas jumlah massa yang turut menyertai pendaftaran ke KPU Kota Bitung pada Sabtu, 05 September 2020 lalu.

Barisan pendukung yang hadir sesungguhnya tidak kami arahkan bahkan kami tidak pernah menyiapkan kendaraan untuk memobilisasi mereka. Ini murni gerakan rakyat yg bergerak dan bukan digerakan.

Padahal kami sudah menyerukan lewat video bahkan ketua-ketua relawan agar membuat kegiatan nonton bareng disetiap posko, tapi kehadiran mereka ke kediaman kami tidak pernah kami perkirakan sebelumnya.

Untuk itu, kami sekali lagi memohon maaf sebesar-besarnya, dan kami menyerukan kepada semua pendukung agar dapat memahami situasi covid yang kita alami sekarang untuk menjadi perhatian dalam kegiatan-kegiatan di masa yang akan datang.

Dan sebagai wakil walikota Bitung, saya menyampaikan terimakasih banyak atas teguran Mendagri yang dialamatkan kepada kami.

Prinsipnya, kami sangat memahami apa yang kitab suci katakan: “orang yang dikasihi, pasti ditegur”.

Dan kami melihat teguran pak Mendagri kepada kami dalan perspektif kasih sayang pemimpin kepada anak buahnya, sehingga saya sangat berterimakasih karena telah ditegur dan diingatkan.

Sebagai bawahan kami tunduk dan siap memberi atensi yang serius atas teguran dimaksud.

Tuhan memberkati.

(*/Wesly)

Related posts