Mau Jadi PNS Tanpa Tes?, OD-SK Ajak Siswa-Siswi Sulut Mendaftar di Sekolah Kedinasan

Manado-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut), dengan kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (OD-SK) mendorong pelajar untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Kedinasan.

Sejak awal April 2023, Pemprov Sulut melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan rangkaian sosialisasi ke sejumlah sekolah perihal pendaftaran Sekolah Kedinasan.

Kepala BKD Sulut Clay Dondokambey mengatakan, mereka yang tertarik untuk melanjutkan pendidikan ke Sekolah Kedinasan, selanjutnya didata oleh BKD Provinsi Sulut dalam rangka pembinaan atau pembimbingan selanjutnya, terutama pada tes kompetensi dasar (SKD) dan kesamaptaan.

Diketahui, pembimbingan mengikuti SKD diarahkan agar para peserta agar dapat memahami dan menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan pada tes wawasan kebangsaan, tes karakteristik pribadi dan utamanya pada tes intelegensia umum. “Ini wujud perhatian Bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Bapak Wakil Gubernur Steven Kandouw,” ujar Clay.

Pendaftaran sekolah kedinasan ini telah dibuka secara resmi oleh Badan kepegawaian Negara (BKN) sejak tanggal 1-30 April 2023. Khusus IPDN telah dibuka sejak tanggal 3 April 2023 kemarin dan akan berakhir pada 30 April mendatang. Dan pendaftaran di sekolah kedinasan dilaksanakan secara gratis atau tidak dipungut biaya. Untuk Informasi selengkapnya dapat diakses melalui alamat link https://dikdin.bkn.go.id.

“Ba daftar jo skarang di 8 instansi yang membuka peluang untuk sekolah kedinasan,” ajak  Clay

Adapaun Delapan Sekolah Kedinasan di bawah Kementerian dan Lembaga Negara, yang membuka peluang :

1.Badan Syber dan Sandi negara (BSSN) dibutuhkan 125 putra-putri proses Pendidikan di Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN).

2.Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dibutuhkan 80 putra-putri proses Pendidikan di Sekolah Tinggi Meteorolgi, Klimatologi Dan Geofisika (STMKG).

3.Badan Intelejen Negara (BIN)  dibutuhkan 400  putra-putri proses Pendidikan di Sekolah tinggi Intelejen Negara (STIN).

4.Kementerian Perhubungan 1048 Formasi putra-putri proses Pendidikan di 22 perguruan Tinggi.

5.Badan Pusat Statistik (BPS) 500 putra-putri proses Pendidikan di Politeknik Statitika- Sekolah Tinggi Ilmu Statistik.

6.Kementerian Hukum dan HAM 525 putra-putri proses Pendidikan di Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP).

7.Kementerian Keuangan 1100 putra-putri proses Pendidikan di Politeknik Keuangan Negara-Sekolah tinggi akutan negara (PKN-STAN).

8.Kementerian Dalam Negeri 534 khusus untuk Sulut 13 putra-putri proses Pendidikan di Institut pemerintah dalam negeri (IPDN).  (J.Mo/*)

Loading