MANADO – Dalam rangka pemenuhan keperluan energi rumah tangga di kota Manado, dipandang perlu adanya upaya sistematis dan berkelanjutan untuk menerapkan berbagai alternatif energi yang layak bagi masyarakat. Salah satu upaya terobosan yang dilakukan Pemerintah Kota Manado khususnya Bapelitbangda Kota Manado adalah alat biogas yang bisa mengolah sampah organik menjadi sumber energi baru terbarukan yang dapat digunakan masyarakat untuk kegiatan memasak skala rumah tangga.
Pada bulan Juli sampai Agustus 2020, Tim Biogas Bapelitbangda yang dipimpin oleh Kepala Bapelitbangda Kota Manado, Dr.Liny Tambajong, ST, MSi (Kaban Liny) mendampingi Walikota Manado Dr. Ir. G.S.Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA mengunjungi Manado Tua dan Bunaken untuk melaksanakan sosialisasi dan pemasangan alat biogas sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.
Selama kurun waktu tersebut, di Manado Tua sudah terpasang 8 alat biogas yang tersebar di 8 titik, sedangkan di Bunaken terpasang 1 alat biogas yang sudah bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat di Kecamatan Bunaken Kepulauan.
Masyarakat bisa memasak dengan menggunakan biogas yang bahan bakarnya bersumber dari sampah organik, tanpa harus menggunakan bahan bakar LPG.
- Bidik PAD Rp 8 Triliun, Gubernur Yulius Dorong Ekonomi Tumbuh 8 PersenĀ
- Rakor Inflasi, Gubernur Yulius Instruksikan Stabilitas Harga Cabe dan Antisipasi Dampak El Nino
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat mengatasi masalah keterbatasan sumber energi yang berasal dari sumber energi tidak terbarukan (LPG) sekaligus dapat mengurangi sampah organik skala rumah tangga.(*)





