Minsel-Kendati sudah terbiasa dengan kehidupan perkotaan, Ezekiel Paruntu membaur dengan warga untuk menggali kembali budaya Minahasa.
Bertempat di Rumah Lagend Keluarga Paruntu Tumbuan di Kompleks Pasar Amurang Ezekiel mengajak masyarakat sekitar dan para Tim CEP,MEP, AJP,dan ESP duduk melantai dan makan bersama. Jumat 31/03/23.
Makan bersama dengan mengedepankan kearifan lokal, itulah yang dilakukan Ezekiel saat tidak ada kegiatan dan ESP memilih untuk kumpul bersama masyarakat sekitar.
“Memang benar saya lahir di kota dan hidup besar di kota metropolitan, tapi saya merasa bangga dan terharu bisa menggali kembali kaarifan lokal yang hampir punah, dengan makan bersama dengan menggunakan daun pisang serta duduk melantai ternyata sangat kental terasa berada tahun lampau, seperti yang pernah di ceritakan oleh mendiang Opa Yoppy Paruntu dan Oma Jenny Tumbuan”. Ucap anak muda yang saat ini beranikan diri untuk membawa aspirasi masyarakat pada ajang Pilcaleg mendatang, kepada wartawan media ini.
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
Ezekiel juga menambahkan bahwa dirinya sangat senang bisa lakukan hal seperti ini karena sebetulnya saya tidak pernah tau bagaiman dan apa itu kearifan lokal khususnya di Minahasa, dengan hal kecil ini dapat membuka wawasan saya yang sangat besar terkait Minahasa.
Ato kita lestarikan kembali budaya orang Minahasa dengan hal-hal kecil kita bisa tau lebih besar. Tutup Ezekiel. (Onal Mamoto)








