Tomohon-Persiapan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 memasuki fase krusial. Lima hari menjelang pelaksanaan Tournament of Flowers (TOF), sebanyak 34 kendaraan hias (float) telah memasuki tahap penyelesaian akhir setelah seluruh rangka utama berhasil dirampungkan.
Kepastian tersebut diperoleh saat Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H., bersama Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., meninjau langsung proses pembuatan float di Hanggar Show Windows Kota Tomohon, Senin (3/8/2026). Peninjauan turut dihadiri Ketua Umum TIFF 2026 Levita Supit Ginting dan Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E.
Menurut Wali Kota Caroll Senduk, progres pengerjaan berjalan sesuai jadwal. Seluruh kendaraan hias telah terbentuk dan kini hanya menyisakan pekerjaan detail sebelum tampil pada parade bunga bertaraf internasional tersebut.
“Semua float sudah berbentuk. Tinggal beberapa penyelesaian yang harus dilakukan. Kami optimistis seluruhnya selesai tepat waktu dan siap ditampilkan pada Tournament of Flowers,” kata Senduk.
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
- Gelar Reses II Tahun 2026, Ini Aspirasi yang Dijaring Anggota DPRD Provinsi Sulut
Ia juga memastikan ketersediaan bunga untuk kebutuhan festival tidak menjadi persoalan. Dukungan para petani bunga Tomohon dinilai sangat maksimal, bahkan kondisi bunga krisan di sentra-sentra pertanian saat ini sedang berada pada masa terbaik.
Di balik megahnya parade kendaraan hias, TIFF 2026 juga menghadirkan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Koordinator Pekerja Kendaraan Hias, Indra Salam, mengungkapkan seluruh proses pembuatan 34 float dikerjakan oleh sumber daya lokal, mulai dari desainer, pematung, dekorator, perangkai bunga hingga penyedia bunga.
“Dari 34 kendaraan hias yang akan tampil, terdiri atas 15 float besar dan 19 float kecil. Semuanya dikerjakan oleh tenaga kerja asal Tomohon,” ujarnya.
Sebanyak sekitar 350.000 tangkai bunga krisan lokal hasil budidaya petani Tomohon akan menghiasi seluruh kendaraan hias. Selain menggerakkan sektor florikultura, proses pengerjaan float juga menyerap sedikitnya 600 tenaga kerja lokal selama sepuluh hari.
Tournament of Flowers sendiri akan digelar pada 8 Agustus 2026 sebagai ikon utama Tomohon International Flower Festival. Puluhan kendaraan hias berbunga yang dipersiapkan saat ini akan menjadi etalase kreativitas masyarakat sekaligus kekuatan industri florikultura Kota Tomohon di hadapan wisatawan dan tamu dari berbagai daerah maupun mancanegara. 1(*/Bertje)






