Sulut-Kepala BKKBN RI, Dr. (HC). dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG.(K) memberikan apresiasi khusus bagi Perwakilan BKKBN Sulawesi Utara karena melaksanakan Kelompok Diskusi Terarah (FGD) dengan Perguruan Tinggi yang ada di Sulawesi Utara.
Hal itu di sampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. D. Tino Tandaju, M.Erg, saat membuka kegiatan FGD Pengintegrasian Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting dalam Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, bertempat di Grand Whiz Manado, Rabu (24/05/2023).
Lanjut dalam sambutanya Tandaju menyampaikan bahwa di Sulawesi Utara terdapat 48 Perguruan Tinggi, dimana 9 diantaranya telah menandatangani nota kesepahaman. Dan pada kesempatan ini selain akan melaksanakan kelompok diskusi terarah (FGD) akan ditandatangani 12 Perjanjian Kerjasama dengan Perguruan Tinggi.
Beberapa point penting yang di tekankan Kepala BKKBN Sulut kepada para akademi yang hadir, antara lain perlunya menyikapi bonus demografi dengan menyiapkan SDM Produktif. Kemudian Selain isu stunting, kesehatan jiwa perlu mendapat perhatian serius.
- Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Layanan Medical Check-Up Terintegrasi di RSPAD
- Diduga Berselisih, Satpam Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta
- Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Tengah
“Kami mengajak para akademisi untuk mengoptimalkan 7044 TPK di Sulawesi Utara dan membantu dalam menghasilkan data yang dapat digunakan untuk disertasi/riset/penelitian. Pak Hasto menyarankan untuk membuat pilot project dengan pemda dan lintas sektor untuk mendukung KKN Tematik Stunting,” Ujar Tandaju.
Kegiatan ini menghadirkan 64 akademisi peduli kependudukan dan peduli stunting ini turut dihadiri secara daring oleh Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan, DR. Edi Setiawan, S.Si. M.Sc, MSE. (*/J.Mo)






