Morut – Kapolres Morowali Utara (Morut), AKBP Imam Wijayanto, SIK MH, menyatakan, siaga atas bencana banjir yang terjadi di berbagai wilayah Kabupaten Morut saat ini.
“Kami telah menurunkan Tim tanggap bencana Polres Morut, untuk membantu serta mengevakuasi warga yang terdampak banjir, khususnya yang terjadi di wilayah Kecamatan Petasia Barat. Dan hari ini di Kecamatan Petasia Timur. “Ungkap Kapolres Imam, Sabtu (8/04/2023).
Hingga sore hari ini, anggota masih berjibaku membantu serta mengevakuasi warga yang terdampak banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Petasia Timur, tepatnya di Desa Bunta dan Tompira.
Kata dia, akibat banjir yang tetjadi, menyebabkan jalan yang menghubungkan Kecamatan Petasia dan Petasia Timur tersebut, tergenang air setinggi lutut orang dewasa.
- Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Gubernur Yulius : Kemerdekaan Harus Diisi Dengan Kerja Nyata
- Walikota Hengky Honandar Bertindak Irup Peringatan HUT RI di Kota Bitung, Ketua DPRD Baca Teks Proklamasi, Formasi 81 Jadi Perhatian
- Ketua POLA Bitung Sebut HUT RI Adalah Momentum Mengingat Jasa Para Pahlawan
“Untuk membantu masyarakat yang melintas, Polres Morut menurunkan beberapa kendaraan dinas untuk mengangkut warga beserta kendaraan roda dua mereka, baik yang akan menuju ibu kota maupun sebaliknya, ” kata Orang Nomor Satu dijajaran Polres Morut itu.
Terlihat kesigapan Personil Satlantas Polres Morut, di bawah kendali langsung Kasat Lantas, Iptu Arta Dwi Kusuma SIK, mengevakuasi para pengendara yang motornya harus mogok di tengah kepungan banjir karena berusaha menerobos banjir.
Pihak Polres Morut juga, telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Pemda Morut, BPBD, TNI dan Personil Brimob dilapangan, untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.
” Kita doakan bersama agar banjir ini segera surut dan masyarakat bisa kembali beraktifas seperti biasanya, ” ujar Kapolres Imam. (Rls/NAL)








