Morut – Puncak Perayaan HUT Ke – 111 Desa Wawopada berlangsung meriah.
Bupati Morowali Utara (Morut) diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesra, Kristen H Masu SSTP MSi, memberikan apresiasi atas rangkaian Semarak Hari Jadi ke-111 Desa Wawopada. Seusai ibadah syukur yang dipimpin oleh Majelis Sinode GKST, kegiatan dilanjutkan dengan Peluncuran Buku Sejarah Desa Wawopada.
Krispen Masu, menitip pesan khusus bagi pemuda di Desa Wawopada, untuk menjadi generasi yang Think Gobally, Act Locally.
“Generasi muda Wawopada harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya, memperluas wawasan dan menempuh pendidikan setinggi-tingginya, namun jangan sampai lepas dari akar budayanya, ” ujar Krispen Masu.
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
Krispen juga, memberi apresiasi kepada Pemerintah Desa (Pemdes) dan seluruh masyarakat.
“Wawopada tidak hanya merupakan sebuah wilayah administratif, melainkan telah menjadi ruang hidup yang kaya akan kearifan lokal. Rasa persatuan dan kesatuan yang kuat, persaudaraan, toleransi dan kerukunan hidup telah menjadi denyut nadi kehiduoan warga Desa dari dulu hingga saat ini. Kearifan lokal dan nilai hidup yang telah diwariskan turun temurun harus terus dijaga dan dipertahankan. Sebab hal itu, merupakan modal sosial yang tidak ternilai” ujar Krispen yang disambut dengan tepuk tangan semua hadirin.
Nuansa tradisi juga semakin kental terasa dengan jamuan makan, di mana setiap yang hadir mendapat sepaket makanan yang berisi winalu dan lauk dibungkus daun, serta air minum dari mata air yang disimpan dalam sebuah wadah bambu disebut suke. Kekayaan tradisi yang sarat makna dan wajib dijaga dan dilestarikan. (*)






