Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen

oleh -788 Dilihat

Kolonodale-Kinerja penerimaan pajak daerah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendapatan Wilayah XII Morowali Utara (Morut),menunjukkan tren yang sangat positif hingga memasuki Tri Wulan III Tahun Anggaran (TA) 2026. Sejumlah sektor unggulan, dilaporkan telah berhasil melampaui target yang ditetapkan untuk 1 tahun penuh.

Kepala UPTD Pendapatan Wilayah XII Samsat Morut, Amelia Kusumawaty Lamakarate SSTP, kepada wartawan, Kamis (03/09/2026), menegaskan, bahwa keberhasilan ini memicu optimisme besar terhadap pemenuhan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di akhir tahun.

Ia menegaskan, bahwa sektor penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), bahkan menembus angka hingga 104 Persen. Tercatat sebagai pencapaian paling signifikan, dimana pada target awal ditetapkan sebesar Rp. 9 milyar/ tahun, masih di Tri Wulan III realisasinya sudah menembus angka lebih dari Rp. 25 Miliar, atau setara dengan 104 persen.

Sesuai ketentuan, kata Amelia, sapaan akrabnya, skema bagi hasil (Opsen) dari total capaian tersebut dialokasikan langsung untuk pembangunan daerah dengan rincian :

• Opsen Kabupaten Morut : Rp. 12.600.000.000 (Dua belas miliar enam ratus juta rupiah).

• Bagian Pemerintah Provinsi Sulteng : Rp.12.400.000.000 (Dua belas miliar empat ratus juta rupiah).

Sementara itu, untuk sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) juga menunjukkan pergerakan yang stabil dengan realisasi mencapai 75 persen hingga Triwulan III ini.

Optimisme Pendapatan Pajak Air Permukaan (PAP)

Pada sektor Pendapatan PAP, pemerintah daerah mematok target sebesar Rp. 15 Miliar untuk tahun anggaran 2026. Hingga bulan Agustus (Triwulan III), realisasinya telah berada di angka lebih dari Rp. 11 milyar dan terus mendekati Rp. 12 milyar.

“Melihat tren data/Agustus yang hampir menyentuh Rp.12 milyar, kami optimis dan Insya Allah pada akhir tahun anggaran nanti, target Rp.15 Miliar untuk Pajak Air Permukaan bisa tercapai sepenuhnya,” ungkap Amelia.

Tantangan Sektor Pajak Alat Berat (PAB) & Keterbatasan SDM

Meski mencatatkan rapor hijau di berbagai lini, UPTD Samsat Morut masih menghadapi tantangan pada sektor Pajak Alat Berat (PAB). Hingga saat ini, realisasi PAB yang berhasil ditagih baru sejumlah Rp. 374 Juta lebih.

1.Sektor PAB belum memiliki target formal karena masih menunggu turunan regulasi dari Kemendagri Ditjen Keuangan Daerah.

2. Proses pendataan objek pajak di lapangan terkendala oleh minimnya tenaga operasional. Saat ini, Samsat Morut hanya diperkuat oleh 11 orang personil, yang terdiri dari 7 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 4 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kedepannya UPTD Samsat Morut, berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat, terkait kejelasan regulasi sekaligus mengoptimalkan kinerja personil yang ada demi mengamankan pendapatan daerah secara berkelanjutan, ” tukas Amelia. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.