Jayapura– Keberhasilan duet penembak Fransisca Siagian dan Gisella Lasut meraih medali perak, menambah koleksi kontingen Sulut menjadi total 6 medali di ajang PON ke XX di Papua 2021 hingga Selasa (05/10/2021) hari ini.
Dengan dulangan 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu di PON Papua ini, maka telah melampaui target KONI Sulut yaitu lebih baik dari pada PON Jawa Barat (Jabar) Tahun 2016 lalu yang hanya meraih 1 emas dan 9 perunggu.
Raiahan ini terbilang baik mengingat kontingen Sulut yang berjumlah 129 atlet, 40 pelatih dan 42 ofisial ini hanya bermodalkan dana Rp13,5 miliar di PON Papua 2021 ini.
Sedangkan di PON Jawa Barat tahun 2016 lalu tim Kawanua dengan anggaran Rp18 miliar.
- Semarak HUT Kemerdekaan RI, Warga Tegalmunjul Gelar Jalan Sehat dan Pesta Rakyat
- Sarifuddin Sudding Lantik Pengurus DPC PAN Morut Periode 2025- 2030, H Akbar : Kami Optimis PAN Morut Mampu Memenangkan Kontestasi Politik di 2029
- Ratusan Warga Padati Peringatan Maulid Nabi, di Masjid Siti Rahma Mamala
Ketua Umum KONI Sulut Drs Steven OE Kandouw optimis perolehan medali kontingen Sulut masih akan bertambah.
“Peluang ketambahan medali masih terbuka lebar sebab cabor-cabor andalan kita seperti tinju, silat, layar, terbang layang dan cabor lainnya sementara bahkan belum bertanding,” ujar sosok yang juga Wakil Gubernur Sulut itu pada wartawan media ini.
Lanjut Ketum Kandouw pihaknya akan terus memotivasi atlet-atlet Sulut untuk dapat mengharumkan nama daerah di perhelatan PON Papua.
“Pak gubernur dan saya, sangat berterima kasih atas upaya serta kerja keras para atlet dan tim di ajang PON ini. Begitu juga kami ucapkan terima kasih pada seluruh warga Sulut termasuk yang ada di Papua, yang terus berdoa, mendukung hingga mensupport perjuangan atlet-atlet Sulut di PON Papua,” pungkas sosok yang juga Ketua Pengprop Pelti Sulut ini. (*JM)





