Sulut – Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak (FK-PKB) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) diminta untuk membantu pemerintah mengendalikan kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia.
Permintaan itu disampaikan Ketua Umum Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak atau FK PKB PGI, Olly Dondokambey dalam acara konsultasi Nasional (Konas) FK-PKB PGI tahun 2022, Kamis (20/10/2022) di GMIT Center Kupang.
Menurut Olly, angka kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahun. “FK-PKB harus mampu mengendalikan angka KDRT di Indonesia yang terus meningkat,” kata Olly.
Gubernur Sulawesi Utara itu menambahkan, komunikasi sangat penting dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan rumah tangga.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Massal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
“Semoga Konas XV FK-PKB ini mampu membantu pemerintah dalam berbagai program pembangunan termasuk pengendalian KDRT, ” pungkasnya.
Sekretaris Umum MPH PGI Pendeta Jacklevyn Manuputty mengatakan, Konas XV Kaum Bapak PGI sangat dibutuhkan untuk saling menasihati sehingga iman semakin kuat.
Lanjut Manuputty, Konas XV Kaum Bapak menjadi tempat untuk menjumpai Allah. Panggilan gereja-gereja adalah panggilan untuk melayani umat dalam segala situasi.
“Panggilan Kekristenan bukan hanya kata-kata tetapi harus melalui tindakan, dan kehidupan kerukunan bersama, ” kata dia.
Ia menambahkan, Kaum Bapak selama ini terlibat aktif dalam kehidupan dan pengembangan gereja yang sangat bermanfaat bagi bangsa. “Mari kita dukung segala pergumulan untuk bangsa dan negara tentu harus segera keluar dari segala tantangan yang ada, ” pungkasnya.
Ketua Umum Panitia, Emelia Julia Nomleni mengatakan, Konas XV Kaum Bapak PGI harus dapat berkontribusi langsung dalam menekan angka kekerasan terhadap ibu dan anak. (*/J.Mo)






