Bonbol-Pemberhentian Direktur PDAM Bone Bolango Ahmad Bahri dari jabatannya, di nilai sudah tepat. Hal itu di katakan Ketua DPRD Bone Bolango Halid Tangahu,Rabu (13/03/2024).
Menurutnya, Pemberhentian itu,tentunya sudah melalui kajian dan komitmen yang tinggi dari Bupati Bone Bolango Merlan S.Uloli, sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM).
“Ini langkah yang tepat, dan sudah sesuai prosedur langkah yang di ambil Bupati, dalam mengedepankan pelayanan yang baik kepada masyarakat,”Ujar Tangahu.
Dirinya berharap,Direktur PDAM yang baru nanti harus memiliki kemampuan untuk menyusun dan melaksanakan strategi pengembangan jangka panjang dalam mengelola anggaran serta membangun hubungan yang baik bersama pemerintah daerah.
- Jalin Komitmen Bersama KPK Dan Pemda Se-Sultra, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN : Untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bangun Motivasi Jajaran, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri Penghargaan kepada Satker Pengelola Kearsipan Terbaik
- Siap Siaga Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Lakukan Tindakan Pencegahan
“Direktur yang baru harus memiliki kemampuan strategis, manajerial yang tinggi, serta pengalaman dalam bidang pengelolaan air,”Tandas Tangahu. (*Arr)








