Bone Bolango-Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama menegaskan pentingnya keterlibatan penyandang disabilitas dalam pengawasan pemilu sebagai bagian dari penguatan demokrasi yang inklusif. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Fasilitasi Pemahaman Kepemiluan di SLB Negeri Bone Bolango, Selasa (12/5/2026).
Menurut Sofyan, penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama dan harus diberi ruang untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama. Mereka harus hadir sebagai subjek demokrasi,” ujarnya.
Ia mengatakan pengawasan pemilu membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat untuk menekan potensi pelanggaran. Karena itu, Bawaslu Kabupaten Bone Bolango terus mendorong pengawasan partisipatif berbasis inklusivitas.
- Plt. Bupati Heronimus Makainas dan Wartawan, Perkuat Sinergi Membangun Daerah
- Wagub Victor Mailangkay Hadiri Penandatanganan PKS Percepatan Penyelesaian Status Kewarganegaraan Undocumented Person di Bitung
- Lantik 318 Pejabat Fungsional, Gubernur Yulius Ingatkan Rawat Kebersamaan dan Tinggalkan Ego Sektoral
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dan SLB Negeri Bone Bolango terkait penguatan partisipasi pengawasan pemilu bagi penyandang disabilitas.(**IR)







