Manado – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Futsal antar SMA/SMK Sulut yang akan digelar pada 13-Maret 2023 disambut antusias. Iven yang digagas oleh AFP Sulut bekerjasama dengan KNPI Sulut dan didukung oleh Pemprov Sulut ini, direncanakan akan diikuti oleh 32 Tim Futsal dari kabupaten dan kota se-Sulut.
Namun hanya berselang dua hari setelah dibuka pendaftaraan, kuota telah penuh.
“Melihat besarnya keinginan dari tim yang akan ambil bagian di kejuaraan ini, maka kami sepekat untuk menambah kuota peserta menjadi 48,” ungkap Ketua AFP Sulut Lexi Mantiri yang didampingi Ketua Panitia Alen Mandey dan Sekretaris Christian Yokung.
Kejuaraan yang akan memperebutkan trophy Gubernur Sulut, Ketua KONI Sulut, Ketua PSSI Sulut dan Ketua KNPI Sulut ini menjadi ajang seleksi Tim Pra Pon Futsal Sulut.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Massal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
“Karena sesuai pedoman yang dikeluarkan oleh FFI dan KONI, usia Tim Pra PON maksimal kelahiran tahun 2005. Itu berarti atlit futsal hampir dipastikan adalah usia sekolah. Makanya juga setiap tim harus mendapat rekomendasi dari sekolah,” jelas Mantiri.
Dia juga berharap kejuaraan dapat diikuti oleh tim futsal yang bisa menjadi perwakilan dari semua kabupaten dan kota di Bumi Nyiur Melambai.
Di tempat terpisah, Ketua DPD KNPI Sulut Rio Dondokambey mengatakan, Kejurda Futsal Sulit 2023 menjadi kesempatan kepada pemain-pemain untuk unjuk keterampilan mengolah si kulit bundar.
“Karena pemain-pemain yang berbakat akan mendapatkan kesempatan untuk mewakili daerah ini di Pra PON,” ungkpnya. Rio juga berharap agar pertandingan tersebut berlangsung sukses. (J.Mo*)






