Minahasa,-Kapolres Minahasa, AKBP S. Sophian, SIK., MH,menghimbau masyarakat Kabupaten Minahasa agar lebih peka dan peduli terhadap orang-orang sekitar kita.
Dikatakan Kapolres Minahasa melalui gerakan “I Love My Family”. Inisiatif ini hadir sebagai upaya preventif untuk mencegah keluarga tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan, termasuk mencegah peristiwa gantung diri yang belakangan ini terjadi di wilayah Kab. Minahasa.” Ucapnya, Senin (26/08/2024).
Lanjut Kapolres Minahasa menyampaikan gerakan mari peduli keluarga dan kenali orang-orang sekitar merupakan pesan penuh makna.
“Tentunya dapat Perhatikan perubahan sikap dan perilaku mereka, yang tidak menutupi kemungkinan mereka sedang berjuang dengan masalah berat yang tak terlihat di permukaan. Peka terhadap sesama bukan hanya tugas individu, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Minahasa.”Ujarnya.
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
Lebih lanjut Kapolres Minahasa AKBP. S. Sohpian, SIK, MH menyampaikan Gerakan “I Love My Family” tidak hanya sekadar ajakan, tetapi sebuah panggilan untuk kembali menghidupkan rasa kasih dan perhatian serta peduli tidak hanya dalam keluarga inti, tetapi juga di komunitas dan lingkungan sekitar anda berada
“Pentingnya membangun persahabatan emosional yang kuat, saling mendukung, dan menjadi pendengar yang baik bagi mereka yang mungkin tengah dalam kesulitan. Jangan biarkan seseorang di sekitar kita merasa sendirian. Terkadang, sebuah sapaan sederhana atau perhatian kecil bisa menjadi pembuka jalan untuk menyelamatkan nyawa,” Ujarnya.
Kapolres Minahasa AKBP S. Sophian.SIK, MH. menambakab bahwa masyarakat Minahasa dikenal dengan keramahtamahan, kesopanan, dan kebersamaannya, dan ini adalah saat yang tepat untuk memperkuat kembali nilai-nilai tersebut.
“Besar harapan masyarakat Minahasa dapat lebih waspada dan tanggap terhadap tanda-tanda orang yang sedang mengalami tekanan batin. Setiap individu diingatkan untuk mengambil langkah proaktif dalam mendekati dan menawarkan bantuan kepada mereka yang terlihat sedang menghadapi beban berat dan bisa mencegah tragedi.
Supaya Minahasa aman, sejuk, damai, dan kondusif,” Tutup. (Ronny).






