Minsel-Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Utara, mengunjungi keluarga anak stunting di Desa Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan. Rabu (12/07/2023).
Dalam kunjungan ini, Kaper BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, didampingi Ketua Pokja Stunting, Ignasius Worung, dan Ketua Satgas Stunting, Murphy Kuhu.
Pada kesempatan itu, Tandaju menyoroti tingginya angka pernikahan dini di Desa Kumelembuai sehingga mengakibatkan kelahiran anak stunting.
“Jarak kehamilan dan pola asuh juga perlu diperhatikan,” Ujar Tandaju.
- Pemprov Sulut Siap Biayai 50 Siswa Jadi Dokter, Sekprov Tahlis Gallang : Setiap Kabupaten/Kota Diberikan Kuota
- Bupati Michael Thungari Bersama Wabup Tendris Bulahari Hadiri Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
Diketahui, Jumlah anak stunting di Kecamatan Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan ada sebanyak 66 anak.
Turut hadir, Camat Kumelembuai Michael Waworuntu, dan Hukum Tua Desa Kumelembuai Hansye Mintalangi. (*/J.Mo)








