Boltim-Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Ir. D. Tino Tandaju bersama tim turut hadir dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Pertemuan ini, yang bertujuan untuk mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan TPPS serta mitra kerja lainnya di tingkat kabupaten/kota, dibuka oleh Sekretaris Daerah, Ir. Sonny Warokka, Ph.D. Kamis (14/03/2024).
Dalam rapat tersebut, beberapa hal penting disampaikan oleh kepala Perwakilan BKKBN Prov. sulut, antara lain:
– Tren penurunan Stunting di Bolaang Mongondow Timur, sejalan dengan data ePPGBM, diharapkan dapat mencapai hasil yang sesuai dengan Standar Kinerja Indikator (SKI) 2023.
– Data KRS Verval 23 dan ePPGBM dijadikan dasar untuk menentukan sasaran intervensi pencegahan dan penurunan stunting.
– Pentingnya pelaksanaan kegiatan BOKB TA 2024 sesuai panduan, tepat waktu, dan tepat sasaran.
– Usulan perbaikan sistem penilaian dalam persiapan penilaian 8 Aksi Konvergensi.
– Mendorong partisipasi semua pihak, terutama yang terlibat dalam SK TPPS Kabupaten, untuk mengakselerasi Pencegahan dan Penurunan Stunting.
Kaper BKKBN Sulut mengatakan rapat ini menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi antara berbagai pihak dalam upaya menangani masalah stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
- Kementerian ATR/BPN, KPK, Dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama, Upaya Pencegahan Korupsi Serta Penguatan Ekonomi Daerah
- Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
- Cegah Masalah di Masa Depan, Menteri Nusron Ajak Pemda Percepat Sertipikasi Tanah Rumah Ibadah di NTT
“Diharapkan hasil rapat ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam percepatan penurunan angka stunting di daerah tersebut.” Ujar Tandaju. (J.Mo)








