Manado-Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut Ir. D. Tino Tandaju, M.Erg membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Teknis bagi Fasilitator Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara.
Pelatihan ini diadakan dengan tujuan utama untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN mengungkapkan apresiasi kepada seluruh fasilitator yang hadir, menekankan pentingnya peran mereka sebagai pembimbing dan pembina dalam program Pembangunan Keluarga,Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), khususnya dalam usaha percepatan penurunan stunting.
Kegiatan pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang berperan vital dalam pendekatan berbasis keluarga berisiko stunting. Tim ini bertugas melakukan penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan, penerimaan program bantuan sosial, serta surveilans untuk deteksi dini faktor risiko stunting.
- Dominasi Regional Sulawesi, Pemprov Sulut Raih Penghargaan Tertinggi Penanggulangan Kemiskinan & Stunting, Terima Insentif Fiskal Rp3 Miliar
- Pemprov Sulut Raih Penghargaan Kemendagri dan BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkab Sitaro Terima Opini WTP Dari BPK RI, Plt Bupati : Ini Hasil Kerja Seluruh Jajaran Pemkab Sitaro
Selain itu, ditekankan pula pentingnya pengelolaan Dana Biaya Operasional KB (BOKB) yang untuk tahun 2024 untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting.
Kegiatan ini secara resmi dibuka melalui Via Zoom Meeting, dengan harapan semua pihak dapat bekerja sama dan memanfaatkan waktu serta sumber daya yang ada secara efektif dan akuntabel demi mencapai tujuan penurunan stunting di Sulawesi Utara. (*)








