Sitaro-Dalam upaya mencegah kasus stunting di daerah dapat dilakukan dengan mengoptimalkan dana desa. Karena penanggulangan stunting di desa merupakan salah satu program prioritas nasional dan juga masuk ke dalam program prioritas pembangunan desa.
Salah satu desa/Kampung yang masih menjadi wilayah lokus stunting di kecamatan Siau Barat adalah Kampung Makalehi Induk.
Kapitalau Kampung Makalehi Induk Stefenly Tatangidatu, mengatakan guna mengoptimalkan penggunaan dana desa untuk pencegahan dan penanggulangan stunting di wilayahnya, pihaknya meningkatkan konsumsi pemberian makanan tambahan.
“Dalam penanganan stunting kita sudah melakukan berbagai cara, nah kedepan dengan penggunaan dana desa akan di maksimalkan dalam upaya penurunan stunting,” Ujar Tatangidatu.
- Disaksikan Wagub, Pemkot Bitung Dan Kanwil Kemenkum Sulut Sepakat Perkuat Sinergi Hukum, Pendidikan, Dan Penyelesaian Status Kewarganegaraan
- Pemkot Kotamobagu Pastikan Penyaluran BBM di SPBU Berlangsung Aman dan Lancar
- Wakili Gubernur Sulut, Sekwan Silangen Hadiri Pentahbisan Menara Gereja Dan HUT Ke-141 Jemaat GMIM Imanuel Sondaken
Lanjut di katakan Tatangidatu,pengoptimalan dana desa dalam mencegah stunting juga dapat dilakukan dengan membangun fasilitas kesehatan dan penyaluran makanan tambahan untuk Balita.
“Pemerintah dan masyarakat di Makalehi Induk terus menjaga agar jumlah anak stunting tidak meningkat dengan memperhatikan secara serius terhadap asupan gizi anak,” Tandas Tatangidatu. (heri)







