Jelang Sidang Putusan Hakim, Kuasa Hukum AGT Yakin Menang Jika Hakim Mempunyai Dua Hal Ini

Bitung, Redaksisulut, Masuk hari ke lima Sidang Gugatan praperadilan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Bitung terkait penahanan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Bitung terhadap AGT Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) tersangka Kasus dugaan tindak pidana Korupsi dan penyalahgunaan wewenang di Ruang Sidang Cakra. Selasa, (30/3/2021).

Sidang yang dipimpin Hakim Tunggal, Rustam, SH. MH kali ini sudah masuk dalam pembacaan kesimpulan dari kuasa Hukum AGT dan Pihak Kejaksaan dimana sebelumnya sudah melewati pengajuan dan pemeriksaan bukti-bukti, pemeriksaan saksi ini sudah hampir puncak, pasalnya besok, Rabu, (31/3/2021) sudah masuk dalam Sidang Putusan dari Hakim.

Irwan S Tanjung, SH. MH selaku ketua tim kuasa hukum AGT menyampaikan bahwa sangat yakin untuk keputusan hakim besok kita bisah menang.

“Ada namanya istilah vox populi vox dei suara Hakim adalah suara Tuhan jadi saya hanya mengatakan sebelumnya sudah sampaikan pada rekan media ketika Hakim itu sandaran vertikalnya karena Tuhan, Bersih karena Tuhan dia menyadari bahwa ada orang yang tersakiti karena penzoliman, dia menyadari bahwa ada orang tersakiti tanpa presudural, dan yang kedua kalau Hakim yang mulia besok memutus berdasarkan keilmuan beliau yang mumpuni saya yakini 100% kita menang tapi kalau salah satu diantaranya tidak terpenuhi Ya silakan rekan wartawan untuk berpikir”. Katanya seraya menyampaikan bahwa Kalau besok sebagai pemohon tidak diuntungkan dalam sebuah putusan hakim yang jelas praperadilan itu tidak ada upaya banding, itu pasti tentu konsekuensi hukumnya kalau seandainya pak Andreas besok sebagai pemohon tidak diuntungkan dalam suatu putusan Hakim tentu perkara Tipikornya berlanjut ke Pengadilan Negeri Manado, tetapi kita masih berharap pada Tuhan ada sebuah secercah harapan bahwa semua perundang-undangan semua ketentuan semua pokok permasalahan semuanya sudah kita bikin terang. Karena selama 2 syarat itu terpenuhi, Bahwa Hakim sandarannya vertikal Karena Tuhan tidak terpengaruh oleh apapun atau intervensi siapapun dan kemudian keilmuan Hakim mumpuni saya yakini dalam hal ini Bapak Andreas bisa pulang dan berkumpul seperti semula dengan keluarga dan bekerja.(Wesly)

Related posts