Manado-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Prof DR (HC) Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw (ODSK), menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga pergerakan harga bahan pokok (Bapok) jelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Buktinya, pada Kamis (2/11/2023), di ruang kerjanya, Gubernur Olly telah melakukan pertemuan dengan pihak Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), guna membahas harga Bapok ini.
“Ya, tadi (Kamis Siang, red) kami telah rapat koordinasi (Rakor) dengan BI dan TPID untuk menjaga memasuki hari – hari besar Natal dan Tahun Baru,” bebernya, saat diwawancarai sejumlah media usai rapat.
Lanjut dia, Rakor ini untuk menjaga harga Bapok jangan naik, serta inflasi agar masih tetap terjaga dengan baik.
- Gubernur Yulius Selvanus Instruksikan Respons Cepat, Bantuan Logistik Pemprov Sulut Meluncur ke Sangihe
- Manado Tuan Rumah Rakernas PGIW-SAG 2026, Wawali Richard Sualang: Siap Sambut Peserta dengan Kebersamaan dan Keramahan
- Terkait Sulut Peringkat 1 Indikator NEET, Magdalena Wulur: Perlu Dipahami Secara Proposional, Agar Tidak Timbul Persepsi Keliru di Masyarakat
“Hari Sabtu ini kita akan rapat koordinasi dengan seluruh kepala daerah. Kita akan lihat apakah langkah – langkah yang harus dibuat di daerah, agar tidak terjadi lonjakan harga,” ujarnya.
Meski demikian, Gubernur Olly mengungkapkan, pihak Pemprov Sulut sendiri sudah menyiapkan strategi di APBD Perubahan ini, untuk mengatasi harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang sudah melonjak.(*)






