Sulut –Memasuki musim penghujan di akhir tahun 2023 dan awal tahun 2024, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengimbau masyarakat agar selalu waspada.
Berdasarkan Data Buletin Hujan Bulanan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada bulan Desember 2023 sampai Februari 2024 mendatang, wilayah Indonesia umumnya diperkirakan mengalami hujan yang bersifat “Bawah Normal” hingga “Atas Normal”.
Pada Desember 2023, sejumlah 18,75 persen wilayah Indonesia diperkirakan mengalami hujan yang bersifat lebih kering daripada normalnya (bawah normal). 62,23 persen diperkirakan mirip dengan normalnya (mirip) dan 18,92 persen diperkirakan lebih basah daripada normalnya (atas normal).
Di bulan Januari 2024, sejumlah 13,41 persen wilayah Indonesia diperkirakan memiliki hujan bawah normal, 73, 44 persen diperkirakan normal dan 13,15 persen diperkirakan atas normal.
- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
Sedangkan pada bulan Februari 2024, sejumlah 5,59 persen wilayah Indonesia diperkirakan mengalami hujan bersifat bawah normal, 53,84 persen diperkirakan normal dan 40,56 persen diperkirakan atas normal.
Jelang natal 2023, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengimbau masyarakat agar tetap waspada menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem.
“Kita mengimbau supaya masyarakat waspada, karena terjadi perubahan cuaca. Menjelang natal kita harus waspada, jauh-jauh dari pohon yang sudah tua, tebing-tebing, kita harus waspada agar supaya kita terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbau gubernur.(*)






