Beteleme-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS., mengunjungi Sekolah Lansia Cinta Damai di Balai Penyuluh Kecamatan Lembo, Desa Beteleme, Kabupaten Morut, Rabu (07/10/2026).
Kunjungan tersebut, menjadi momentum bagi Bupati Delis untuk melihat langsung aktivitas pembinaan sekitar 27 warga lanjut usia (lansia) yang tergabung dalam Sekolah Lansia Cinta Damai.
Sekolah Lansia Cinta Damai merupakan wadah pembinaan lansia yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup agar tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat.
Kegiatannya dilaksanakan dua kali dalam setiap bulan, yakni pada awal dan akhir bulan.
Di hadapan para lansia dan pengelola sekolah, Bupati Delis, mengatakan, keberadaan Sekolah Lansia Cinta Damai di Lembo menjadi langkah awal yang sejalan dengan salah satu program prioritas yang dirinya dan Wabup H Djira K SPd MPd, tawarkan pada periode kedua kepemimpinan mereka, yakni pembangunan pusat lansia di setiap Kecamatan.
“Saya memang dalam visi saya pada periode kedua menargetkan untuk membangun pusat lansia di Kecamatan. Lembo sudah memulai. Saya berterima kasih. Tinggal kita latih, fasilitasnya kita lengkapi. Saya lihat masih luas ini,” kata Bupati Delis.
Menurut Bupati Delis, gagasan pembangunan pusat lansia tersebut salah satunya terinspirasi dari pengalamannya ketika mengikuti pendidikan dan kursus kepemimpinan di Amerika Serikat.
Saat berkunjung ke wilayah Miami, ia melihat bagaimana komunitas lansia memiliki ruang untuk berkegiatan dan tetap aktif dalam kehidupan sosial.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu inspirasi Bupati Delis untuk mendorong hadirnya pusat kegiatan lansia di setiap Kecamatan di Morut.
Pembangunan pusat lansia tiap kecamatan merupakan salah satu dari 22 program prioritas Delis-Djira untuk periode 2024–2029. Program tersebut ditawarkan dalam kampanye Pilkada Morut 2024 sebagai bagian dari visi melanjutkan pembangunan menuju Morut yang lebih Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.
Bagi Bupati Delis, pusat lansia tidak semata-mata berbicara mengenai pembangunan fasilitas fisik. Keberadaannya diharapkan menjadi ruang bagi para lansia untuk tetap beraktivitas, bersosialisasi, menjaga kesehatan, serta memperoleh pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan.
Ketua Kelas Sekolah Lansia Cinta Damai, menyampaikan, apresiasi atas perhatian Pemda Morut terhadap keberadaan kelompok lansia di Kecamatan Lembo.
“Kami berterima kasih atas perhatian Pak Bupati dan Pemda Morut. Bagi kami, Sekolah Lansia ini sangat berarti karena menjadi tempat untuk belajar, berkumpul, menjaga kesehatan, dan tetap aktif bersama,” ujarnya.
Ia berharap dukungan Pemda terhadap kegiatan lansia dapat terus diperkuat, terutama dalam pemenuhan fasilitas dan pengembangan kegiatan, sehingga Sekolah Lansia Cinta Damai dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat lansia di Kecamatan Lembo.
Keberadaan Sekolah Lansia Cinta Damai menjadi salah satu bentuk awal dari upaya menghadirkan ruang pembinaan lansia di tingkat Kecamatan. Dengan kegiatan yang berlangsung rutin dua kali setiap bulan, Kecamatan Lembo kini menjadi salah satu titik awal penguatan program lansia di Morut.(*)






