Bitung,Redaksisulut- Perempatan Pinokalan antara Girian Atas, Asrama Polisi (Aspol), Manembo-nembo, Girian Permai kini Rawan aksi kekerasan hingga memakan korban.
Menurut informasi, kejadian tersebut korban Herman Mangundap (Lago) Ingin mengantarkan saksi Stenly Gahauna (Tendu) pulang kerumah namun saat dijalan, Tendu bersama korban dicegat pelaku.
Saat dicegat, Tendu mengatakan bahwa dirinya bersama Korban turun menanyakan permasalahan, kenapa mereka dijegat ? Sedangkan tidak ada permasalahan.
“Pas turung, dorang langsung cabu Piso, jadi karna merasa terancam kita langsung star motor mo cari bantuan”. Katanya.
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
- Banggar DPRD Sulut Gelar Rapat Bersama Direksi Bank SulutGo, Bahas Rencana Penyertaan Modal Rp30 Miliar pada KUA-PPAS 2027
Ia juga mengatakan bahwa, dirinya sempat keliling kompleks mencari yang masih bangun agar bisa meminta bantuan, namun hanya menemukan satu orang teman dan langsung balik di lokasi kejadian.
“Pas sampe, tamang (korban) solari, mar pelaku dabataria bilang coba Iko, Kong dorang bilang Coba Dusu! Torang Tikam Pa Ngoni”. Kata Tendu dengan nada kecewa.
Dari kejadian ini, Lago sempat bertahan dan Meninggal dunia di RS Manembo-nembo akibat adanya dua luka tusukan.
Menurut informasi, sudah ada 3 orang yang diduga tersangka yang diantaranya sempat mengancam Tendu saat kembali meminta bantuan. (Wesly)






