Morut-Hari kedua Mayday Grasstrack 2025 diwarnai pertarungan sengit, antara pembalap-pembalap yang punya nama besar diarena Grass track di Indonesia.
Angga Sompie pembalap asal Sulawesi Utara (Sulut) yang membawa nama tim Magasi Racing Kolonodale berulangkali terlibat kejar-kejaran dengan Nugrah Korompot (Pembalap Pon Sulteng).
Sementara Andini pembalap putri Sulut turun di kelas yang berisikan pembalap pria.
Angga Sompie berhasil unggul dua kali dari tiga kali pertarungannya dengan Nugrah Korompot (Abdi Sekahtera Mamala Grup). Keduanya silih berganti memimpin lomba, sehingga membuat 1200 penonton di Sirkuit Kawan ET Korowou Kecamatan Lembo, bergantian meneriakkan nama mereka.
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
- Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf Dan Bantuan MUI, Untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
- Ketua DPRD Thomas Mopili Bersama Komisi III Audiensi Dengan Wamen Transmigrasi, Ini Yang Dibahas
Aksi spektakuler lainnya diperlihatkan pembalap putri Andini yang juga turun di tiga kelas. Meski menjadi satu satunya pembalap wanita, diantara pembalap pria. Namun Andini membuktikkan dirinya bukan pembalap wanita biasa. Andini bahkan dua kali memenangkan lomba yang diikutinya, sementara satu nomor lainnya Andini pada peringkat kedua.
Di nomor lokal Sulteng, pembalap dari Palu, Sigi, Parigi Moutong, Poso, Ampana dan Banggai bersaudara bertarung ketat memperebutkan delapan tempat pada babak final besok.
Hal serupa juga terjadi di nomor lokal Morowali Utara (Morut) yang menyediakan 8 tempat untuk final besok.
Banyaknya pembalap yang mengikuti kejuaraan ini, membuat Race Organiser dari IMI Sulteng melakukan 15 kali start lomba yang hanya diselingi makan siang 15 menit. (*/NAL)








