Tahuna – Dihadiri Penjabat Bupati dr Rinny Tamuntuan ,pimpinan OPD,Badan Adat Sangihe dan Asisten satu Setda,Seminar buku sejarah Kabupaten Kepulauan Sangihe,dilaksanakan bertempat di ruang rapat Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Selasa (2/8/2022).
dr.Rinny Tamuntuan dalam sambutannya mengapresiasi kepada penulis buku Tampungang Lawo dari oderafdeeling ke Kabupaten yang telah yang telah menghasilkan karya terbaik.
” Saya sangat memberikan apresiasi kepada para penulis buku dimana buku Tampungang Lawo dari oderafdeeling ke Kabupaten ini,telah menghasilkan karya yang sangat baik,” ujar Tamuntuan.
Menurut Tamuntuan sejarah harus diketahui dan harus diceritakan agar penduduk asli Kabupaten Sangihe tidak melupakan sejarah Kabupaten Sangihe.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
” Dan tentunya juga kita harus selalu menceritakan tentang sejarah Kabupaten Kepulauan Sangihe kepada tamu-tamu yang akan berkunjung ke Kabupaten ,supaya mereka juga dapat mengetahui bagaimana sejarah dari Kabupaten Kepulauan Sangihe,ini sangat penting karena sebagai sejarah,adat,budaya Kabupaten Sangihe tentunya memiiki banyak kekayaan dan budayanya cukup banyak,” pungkas Tamuntuan. (Yoss)







