Hadiri Rapat Paripurna,Bupati : Jangan Ada Brutus di Pemerintahan Sitaro

Sitaro – Dewan  Perwakilan Rakyat  daerah (DPRD) kabupaten , kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro    (Sitaro) kembali menganggendakan rapat Paripurna  penyampaian pertanggung jawaban Bupati tentang Laporan rancangan peraturan daerah untuk penjelasan APBD tahun anggaran 2021.

Rapat paripurna yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor DPRD ini di mulai pukul 14,30 , pada Senin (11/7/1022) dan dilanjutkan pada Selasa (12/7/2022) dalam pendatanganan hasil simpulan diterima nya LKPD 2021 ini dan nantinya akan di perdakan.

Dalam sambutan Bupati kabupaten kepulaun Sitaro, Evangalian Sasingen SE mengatakan bahwa Penyampaian ranperda pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021 merupakan bagian dari keseluruhan siklus pengelolaan keuangan yang menggunakan prinsip keterbukan atau transfaransi anggaran.

“Semua di lakukan dan berpijak dari acuan regulasi tata kelola keuangan sesuai amanat dari penjelasan peraturan pemerintah no 12 thn 2019 , Permendagri no 77 thn 2020,tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah , permendagri no 64 thn 2020 tentang penyusunan Anggaran belanja daerah  tahun 2020,” Urai Bupati.

Selanjutnya menurut bupati, sistem penyusunan laporan LKPD  telah sesuai dengan tata peraturan perundang undangan yang berlaku yaitu PP no 71 tahun 2010 tentang standar akuntasi daerah,maka di harapkan informasi yang di bagikan dapat memenuhi kepentingan transparansi dan evaluasi anggaran yang ada.

“Dalam penyusunan Anggaran tahun 2021 masih memiliki tantangan dan dinamikanya sehubungan dengan adanya refokusing anggaran untuk kepentingan antisipasi penanganan covid 19 dan penyebab yang lain hal itu merupakan amanat dari PMK no 17 tahun 2021 namun kita tetap harus optimis dengan segala tantangan kebijakan  revocusing atau pemotongan dengan melakukan strategi yang tepat menginisiasi anggaran   dengan memperhatikan kebutuhan skala prioritas pembangunan,” Jelas Bupati.

Di akhir sambutannya bupati menyampaikan agar kita semua baik esekutif dan legislatif serta seluruh komponen yang ada kita tetap ada dalam sinergitas kemajuan daerah.

“Kita harus mengantisipasi perubahan global iklim dan bahkan masalah yang harus di hadapi kedepan yaitu masalah kenaikan BBM yang sudah dilakukan pemerintah dan dampak krisis pangan yang di perkirakan melanda  beberapa negara , serta mari membangun daerah dengan Hati dan saling menjaga kemajuan daerah,” Pungkas Bupati Eva.

Rapat yang ini di pimpin oleh Ketua Jhon Ponto Janis SH, Wakil Ketua Bob Nover Janis ST dan hanya di hadiri oleh dua fraksi yaitu fraksi PDI- P dan Fraksi Golkar. Sementara satu fraksi abstein  yakni fraksi Perindo , ketidak hadiran dari satu fraksi ini mengundang tanya sejumlah peserta paripurna , dan spekulasi maksud ketidak hadiran itu , apa mungkin ini adalah bentuk protes atau menyangkut AKD yang masih kasak kusuk di internal fraksi itu sendiri ,   dua  fraksi yang hadir mendukung dalam pemandangannya dalam tanggapan atas penyampaian rancangan peraturan daerah untuk LKPD bupati dan selanjutnya pada hari yang kedua setelah tahapan persidangan di lakukanlah serah terimah keputusan untuk di perdakan tentang LKPD 2021 .

Selanjutnya di agenda tahapan sidang paripurna yang kedua untuk bahasan simpulan dari pandangan fraksi.

Di hari kedua ini Bupati dalam sambutannya mengatakan,” agar kedepan di Sitaro harus menghilangkan sikap filsup cerita yunani  brutus yaitu perilaku yang menikam dari belakang karena ini sangat merusak  perkembangan daerah , politik tapi hendaknya menggunakan hati,” Tegas Bupati.

Turut hadir dalam rapat paripurna  Wakil Bupati kepulauan Sitaro  Drs Jhon Heid Palandung M.Si, Pj Sekda, para Asistwn para pimpinan OPD, para camat sekabupaten Sitaro dan Lurah. (Heri)

Loading