Manado-Kota Manado merupakan salah satu daerah percontohan toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Hubungan yang terjalin sejak lama antar masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Manado, yang berbeda-beda keyakinan begitu harmonis.
Hal itu disampaikan Ganjar Pranowo saat menghadiri acara halal bihalal, di lapangan Sparta Tikala Manado. Kamis (18/05/2023).
Menurut calon Presiden (Capres) yang di usung PDI Perjuangan itu, dirinya bahagia, salut terhadap persahabatan dan rasa bersahabat ditunjukan masyarakat Manado.
“Ini investasi tidak gampang, dan menjadi modal politik, sosial dan terlebih ekonomi,” jelas Ganjar.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Ganjar pun menyebut Kota Manado sebagai Indonesia Kecil. Sebab kota ini mampu merepresentasikan indahnya keberagaman dan perbedaan yang menyatukan seluruh warganya. Ganjar pun mendorong agar harmonisasi yang telah terbangun di masyarakat Sulawesi Utara dapat terus dijaga dan dirawat.
Sebagai tamu, Ganjar menyampaikan selamat Idul Fitri kepada semua warga Muslim dan Kenaikkan Isa Almasih kepada umat Kristiani.
Tampak hadir Gubernur Olly Dondokambey, Wali Kota Manado Andrei Angouw, Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang,Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen. Dan Tausiyah halal bihalal dibawakan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof Dr KH Nasrudin Umar, MA. (*/J.Mo)








