Sulut-Semangat merah putih membara di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara saat Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE, secara resmi mencanangkan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Yulius juga meluncurkan program “Keringanan Pajak Merah Putih” dan menyerahkan secara simbolis 1.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat, Jumat (8/8/2025).
Dalam sambutannya,Gubernur Yulius menegaskan bahwa delapan dekade kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan panjang yang dilandasi semangat persatuan, kedaulatan, dan kerja bersama demi kesejahteraan rakyat.

- Cap Tikus Warisan Budaya Minahasa Mendapat Respons Positif di Jakarta Beat Society 2026
- Dipimpin Kansil, ABPEDNAS Bitung Resmi Dilantik Bersama Srikandi Jaga Desa Dan ASLINMAS. Ini Pesan Walikota
- Didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Sangihe, Bupati Michael Thungari Hadiri Perayaan HUT Ke-163 Jemaat Gmist Yerusalem Enemawira
“Kita harus bangga, tema perayaan tahun ini ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’ sangat selaras dengan visi besar pemerintah dan arah perjuangan bangsa kita,” ujar Gubernur Yulius penuh semangat.
Sebagai bagian dari perayaan, Pemprov Sulut menyiapkan sejumlah agenda besar, termasuk Lomba Gerak Jalan sejauh 8 km, 17 km, dan 45 km yang akan digelar dalam beberapa hari ke depan.
“Jarak ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk melatih ketahanan fisik dan mental kita sebagai anak bangsa,” tambahnya.
Peluncuran Program Keringanan Pajak Merah Putih menjadi sorotan utama kegiatan tersebut. Program ini disebut sebagai “kado spesial” Pemprov Sulut untuk rakyat, dengan rincian:
1. Pengurangan pokok tunggakan PKB sebesar 50%.
2. Diskon PKB 12,5% dan diskon Opsen PKB 35% bagi kendaraan yang tidak menunggak.
3. Pembebasan 100% denda PKB.
4. Penghapusan pajak progresif.
Kebijakan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong, sejalan dengan nilai-nilai kemerdekaan.
Acara pencanangan ini dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Sulut, pejabat tinggi pratama Pemprov Sulut, serta perwakilan masyarakat. Kehadiran mereka menandai komitmen bersama untuk menjaga api kemerdekaan tetap menyala melalui kerja nyata dan keberpihakan pada rakyat. (*/J.Mo)








