Minahasa-Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH menghadiri Pengucapan Syukur yang digelar di Lapangan Sam Ratulangi, taman God Bless, Tondano, Kabupaten Minahasa, Minggu (26/7/2026).
Kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur menjadi wujud kebersamaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan masyarakat dalam merayakan Pengucapan Syukur sebagai tradisi penuh makna yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Minahasa.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Pengucapan Syukur sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala penyertaan dan berkat yang telah diterima, sekaligus mempererat persaudaraan, kerukunan, dan semangat gotong royong.
“Pengucapan Syukur bukan hanya tradisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat iman, menjaga persatuan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Mari kita terus menjaga Sulawesi Utara yang aman, rukun, dan penuh kasih,” ujar Gubernur.
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
Masyarakat juga untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan yang menjadi kekuatan utama daerah. Semangat syukur harus diwujudkan melalui kerja sama dalam membangun Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Turut hadir juga Ketua TP PKK provinsi Sulut, Anik Yulius Selvanus, Wakil ketua TP PKK Sulut Merry E Kalalo, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, Forkopimda Kabupaten Minahasa, Pejabat Tinggi Pratama Pemprov Sulut dan Pemkab Minahasa.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap semangat Pengucapan Syukur terus menjadi perekat persaudaraan dan memperkokoh kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah menuju Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. *






