Gubernur Yulius Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas, Tegaskan Pentingnya Pendidikan Berkarakter dan Siap Bersaing

oleh -988 Dilihat

Sulut-Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Sulawesi Utara berlangsung penuh khidmat dan sarat pesan kuat. Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE,memimpin langsung upacara yang digelar di halaman Kantor Gubernur, Sabtu (2/5/2026), sekaligus membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Sejak pagi pukul 07.30 WITA, suasana sudah dipenuhi semangat nasionalisme. Ribuan peserta dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA/SMK hadir bersama para kepala sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Femmy Sulu.Upacara diawali dengan pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka, dilanjutkan pembacaan UUD 1945 serta Ikrar Pelajar Indonesia yang menggema penuh semangat. Momentum ini menjadi simbol kuat komitmen generasi muda dalam menjaga nilai kebangsaan.

Dalam pidato Menteri yang dibacakan Gubernur, ditegaskan bahwa pendidikan adalah proses “memanusiakan manusia” fondasi utama dalam membangun bangsa yang beradab dan berdaya saing.

Tak hanya seremoni, Hardiknas 2026 juga menjadi panggung penegasan arah kebijakan pendidikan nasional. Lima strategi besar disorot:

Revitalisasi dan digitalisasi sekolah dengan ribuan satuan pendidikan yang telah diperbarui.

Peningkatan kualitas guru, termasuk bantuan beasiswa bagi yang belum berkualifikasi S1.

Penguatan karakter siswa, lewat budaya sekolah sehat dan program makan bergizi.

Dorongan literasi, numerasi, dan STEM, disertai pengembangan bakat melalui olahraga dan seni.

Pemerataan akses pendidikan, termasuk sekolah satu atap dan layanan inklusif.

Menurut Gubernur Yulius, makna Hardiknas yang diperingati setiap tahunnya dimaknai untuk mengingat kembali warisan bangsa dan negara oleh para leluhur, utamanya Ki Hajar Dewantoro sebagai Bapak Pendidikan Nasional.

“Kita berharap apa yang sudah diberikan oleh Ki Hajar Dewantoro untuk bisa kita lanjutkan kembali, kita lestarikan demi menuju kesuksesan negara dan bangsa ini,”ujarnya.

Sebagai penutup, Gubernur Yulius memberikan penghargaan kepada guru-guru berprestasi dan mereka yang telah mengabdi puluhan tahun sebuah bentuk apresiasi nyata bagi pahlawan tanpa tanda jasa.

Dalam pernyataannya, Yulius Selvanus menegaskan bahwa seluruh kebijakan ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Pendidikan Sulut harus melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing,” tegasnya.

Hardiknas 2026 di Sulut bukan sekadar upacara tahunan ini adalah alarm kuat bahwa masa depan daerah dan bangsa ditentukan dari ruang-ruang kelas hari ini. (*JM)

No More Posts Available.

No more pages to load.