Sulut-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Komponen Cadangan (Komcad) dan Komponen Pendukung (Komduk) dalam rangka mendukung pertahanan semesta di wilayah Sulut.
Kegiatan ini digelar di Hotel Four Points Manado, Rabu (6/8/2025).
Hadir secara online, Sekretaris Kementerian Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.
Sementara itu, turut hadir langsung Brigjen TNI Parwito, SIP, MIP (Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenkopolkam RI), Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan, SIP (perwakilan Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemenhan), serta Suryi Hidayat, SH, M.Si (Asisten Deputi Kemenpan RB).
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
- Sekda Edwin Roring: ASN Tomohon Harus Jujur, Bertanggung Jawab dan Sukseskan TIFF 2026
- Hak Jawab UNG Terkait Berita ‘Biar Gubernur’, Diduga Diintimidasi, Mahasiswa Komunikasi UNG Pilih Seret Kajur ke Ombudsman
Turut hadir Forkopimda Provinsi Sulut, para Bupati/Walikota se-Sulut, serta perwakilan Rektor Universitas Sam Ratulangi dan Universitas Negeri Manado.
Sebagai narasumber, Gubernur Yulius menyampaikan materi bertajuk “Peran Strategis Pemerintah Daerah Sulut dalam Penguatan Komcad dan Komduk untuk Pertahanan Semesta”.
Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya peran daerah dalam memperkuat sistem pertahanan, meliputi:
Pembentukan dan Pembinaan Komcad. memastikan kesiapan sumber daya manusia sebagai komponen cadangan pertahanan.
Penguatan Komduk, meningkatkan dukungan logistik, infrastruktur, dan teknologi untuk pertahanan.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat, membangun partisipasi aktif warga dalam menjaga kedaulatan wilayah.
Sinergi dengan Pemerintah Pusat dan TNI, memperkuat kolaborasi antarinstansi demi keamanan nasional.
“Dengan menjalankan peran-peran strategis ini, Pemda Sulut dapat berkontribusi signifikan dalam memperkuat pertahanan rakyat semesta dan menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di Sulawesi Utara,” tegas Yulius Selvanus.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menyiapkan sistem pertahanan terpadu, melibatkan seluruh komponen bangsa untuk menghadapi tantangan keamanan di masa depan. (*)








