Sulut-Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus meresmikan Pembangunan 108 Rupang Buddha di Arama Kebun Kesadaran Kolongan, Minahasa Utara, Senin (12/05/2025).
Gubernur mengaku senang toleransi umat beragama di Sulawesi Utara. Apalagi, di hari raya suci Waisak ke 2569 ini ada semua agama yang hadir.
“Terima kasih, kerukunan umat beragama di Sulut harus kita pertahankan, jaga rawat bersama, hormat menghormati satu dengan lainnya,” imbau gubernur.
Waisak sendiri dikenal sebagai hari suci umat Buddha untuk memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian kesempurnaan, dan wafatnya.
- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
“Hari Waisak merupakan momen sakral untuk merenungkan kembali ajaran-ajaran luhur Sang Buddha yang menekankan cinta kasih, kebijaksanaan, dan hidup penuh kedamaian,” ujarnya. (*)








