Sulut-Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, dengan penuh kebahagiaan melepas pawai malam takbiran menyambut Idul Fitri.
Ini menjadi pengalaman kedua yang melepas pawai takbiran, setelah sebelumnya saat menjabat sebagai Danrem di Sorong.
“Ini berkesan sekali, karena kita bisa bersama-sama dengan umat Muslim yang telah menjalankan ibadah puasa selama tiga puluh hari, dan malam ini menjadi malam terakhir sebelum merayakan kemenangan esok hari,” ujar Gubernur Yulius, di Lobi Kantor Gubernur Sulut, Minggu (30/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi di Sulawesi Utara. Gubernur merasa bangga karena keberagaman umat beragama di wilayahnya tetap harmonis.
- Rakor Inflasi, Gubernur Yulius Instruksikan Stabilitas Harga Cabe dan Antisipasi Dampak El Nino
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
- Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta SekaligusMemahami Manusia
“Tentunya saya sangat senang dan bahagia melihat Sulawesi Utara dalam kondisi aman dan terkendali. Suasana toleransi sangat terasa, karena kemarin umat Hindu merayakan Nyepi, umat Kristen bersiap menyambut Paskah, dan umat Islam menyambut Idul Fitri. Tiga agama dengan perayaan yang berdekatan, namun semuanya berjalan dengan lancar dan saling menghormati. Itu kebahagiaan saya sebagai kepala daerah,” ungkapnya.
Gubernur Yulius juga mengingatkan agar perayaan malam takbiran tetap berjalan tertib dan sesuai norma yang berlaku.
Ia berharap masyarakat tidak berlebihan dalam euforia agar keesokan harinya bisa melaksanakan salat Id dengan khidmat dan dalam keadaan sehat serta bahagia.
Pawai Takbiran yang dilepas Gubernur Sulut Yulius Selvanus ini akan disambut oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw.(*/J.Mo)





