Sulut-Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, melantik pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Sulut.
Pelantikan tersebut di gelar Jumat (6/3/2026) bertempat di Wisma Negara Bumi Beringin yang turut juga dihadiri Wakil Gubernur J. V Mailangkay,SH,MH.
Dalam arahannya, Gubernur Yulius menekankan bahwa masa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru untuk terus berkarya bagi bangsa dan daerah.
Gubernur Yulius menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua PWIR Sulut Novie Mewengkang dan jajaran pengurus yang baru dilantik, sembari menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat peran para purnabakti di tengah masyarakat.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Menurutnya, PWRI bukan sekadar wadah berkumpulnya pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat negara, tetapi merupakan aset berharga karena memiliki pengalaman, kebijaksanaan, serta keteladanan yang sangat dibutuhkan bagi pembangunan Sulawesi Utara.
Lebih lanjut, Gubernur Yulius menjelaskan bahwa di tengah dinamika transformasi digital dan tantangan ekonomi saat ini, pemerintah sangat membutuhkan sumbangsih pemikiran serta nasihat dari para senior yang telah melewati berbagai fase pembangunan. Ia berharap para anggota PWRI dapat terus mewariskan nilai-nilai integritas, disiplin, dan etos kerja kepada generasi muda aparatur di Bumi Nyiur Melambai.
Sebagai mitra strategis pemerintah berdasarkan AD/ART, PWRI didorong untuk semakin solid dan aktif bersinergi dengan pemerintah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Gubernur meyakini bahwa dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kontribusi nyata PWRI melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Yulius menyebut para wredatama sebagai kekuatan moral dan penjaga nilai-nilai kejujuran serta loyalitas yang menjadi penuntun bagi masa depan bangsa. Ia mengajak seluruh pengurus untuk melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (*/JM)







