Sulut- Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, bersama Ketua TP-PKK Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus, mengikuti agenda silahturahmi beserta Forkopimda Sulut dengan Taruna Tingkat III Akademi Angkatan Udara,bertempat di Wisma Negara Bumi Beringin Manado,Jumat (25/04/2025).
Kegiatan tersebut dalam rangka latihan Cakra Wahana Paksa Tahun 2025,dan di hadiri langsung Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Muda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo, M.M., MDS.
Latihan ini merupakan program kegiatan untuk memberikan bekal pengenalan lapangan dalam mengaplikasikan program navigasi udara yang telah didapatkan secara klasikal. Tercatat ada 145 orang taruna yang hadir dalam kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan selamat datang kepada seluruh taruna dan berharap pertemuan ini dapat mempererat tali kebersamaan antara para calon perwira dengan para petinggi di Sulawesi Utara.
- Gorontalo Tuntas Terang, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo, Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo Capai 100 Persen
- Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wawali Richard Sualang Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat
- Caroll Senduk Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pemkot Tomohon Fokus Delapan Prioritas Pembangunan
“Saya ucapkan selamat datang buat kita semua, mudahan-mudah dalam pertemuan silahturahmi antara taruna dan petinggi di Sulut ini bisa menjalin kebersamaan. Saya juga berharap putra-putri dari Sulawesi Utara dapat bergabung di angkatan udara ini.”ucap Gubernur Yulius.
Gubernur Yulius juga berharap agar putra-putri terbaik Sulawesi Utara dapat termotivasi untuk bergabung dengan Akademi Angkatan Udara dan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur udara.
“Diharapkan mampu mempraktekan secara langsung teori dasar navigasi udara, meterologi, PLLU. Mereka perlu mengenal peran dan fungsi awak pesawat dalam operasi penerbangan, serta dapat meningkatan pemahaman taruna tentang Air Power dan wawasan kebangsaan.” tandas Gubernur.
Kegiatan silaturahmi ini menjadi momen berharga bagi para taruna AAU untuk berinteraksi langsung dengan para pemimpin daerah dan memperluas wawasan mereka tentang Sulawesi Utara, sekaligus mempererat hubungan antara TNI AU dengan pemerintah dan masyarakat setempat. (*J.Mo)






