Morut – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), diwakili Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Sulteng, Drs Arfan MSi, membuka secara resmi Kegiatan Forum Komunikasi Biro/ Bagian Pembangunan Tingkat Provinsi Sulteng, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara ( Morut), Senin (28/3/2022).
Kegiatan tersebut, mengusung Thema, ” Peningkatan Kinerja Melalui Peranan Tugas Dan Fungsi Bagian Pembangunan Guna Mewujudkan Sinergisitas Dan Singkronisasi Pelaksanaan Pembangunan Untuk Bergerak Cepat Menuju Sulteng Yang Lebih Sejahtera ” .
Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Morut, H Djira K SPd MPd, Forkopimda Kabupaten Morut, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Sigi, Ma’mun Maragau, Para Kabag Pembangunan Se – Kabupaten/Kota di Sulteng, serta Sejumlah Tamu Undangan.
Gubernur Sulteng, dalam sambutan tertulisnya dibacakan, Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulteng, Arfan, sangat berharap para peserta yang hadir mengikuti kegiatan ini, bisa lebih pro aktif dan sungguh- sungguh, sehingga mampu melahirkan ide- ide dan konsep yang cerdas, dalam meningkatkan sinergisitas serta bisa mencarikan solusi bagi penyelesaian masalah, demi kelancaran tugas Pemerintahan dan Pengelolaan Administrasi Pembangunan yang ada di Sulteng.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Kata dia, Visi dan Misi Pemprov Sulteng ternyata seirama dengan Visi dan Misi Pemda Morut, terkait Kesehatan dan Pendidikan Gratis bagi masyarakat.
” Saat ini, Pemprov Sulteng juga tengah mengalokasikan dana sebesar Rp 100 Milyar, untuk tiap Kabupaten/ Kota di Sulteng, baik itu melalui program kegiatan maupun dari segi pendanaan nantinya, ” ujarnya.
Sementara itu, Wabup Djira, menyampaikan, beberapa program prioritas yang menjadi Visi dan Misi Pemda Morut, seperti Program BPJS Gratis untuk seluruh masyarakat Morut, Pendidikan Gratis ditingkat SD dan SMP serta Pemberian Beasiswa bagi Mahasiswa Morut, pemberian Insentif kepada para Rohaniawan, dan pemberian bantuan modal usaha senilai Rp 300 juta, buat Para Petani/Nelayan, Kaum Perempuan dan Pemuda yang ada di masing- masing Desa di Morut. Wabup Djira, menambahkan, Pemda Morut juga sebelumnya telah membuat Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Institut Teknologi Bandung ( ITB) , perihal rancangan tentang Penataan Kota Kolonodale.
” Selain program tersebut, Pemda Morut juga saat ini tengah fokus pada sektor Pertanian, Perikanan dan Pariwisata, ” ungkap Guru Djira sapaan akrabnya.
Sebelumnya, Ketua Panpel Kegiatan, Robert Napitupulu, menjelaskan, maksud dan tujuan dilakukannya kegiatan ini, tidak lain adalah memberikan inspirasi kepada seluruh Kabupaten / Kota di Sulteng, agar bisa mengambil perannya masing-masing dalam mensinergikan seluruh program kegiatan, sehingga mampu mendorong dan menjaga stabilitas serta akselerasi Pembangunan yang ada di Sulteng kedepannya.
” Kami berharap, melalui momentum kegiatan ini, bisa melahirkan Output positif bagi kemajuan Pembangunan yang ada di Sulteng nantinya, ” tandas Kasubag Pengendalian APBN Pemprov Sulteng itu.
( */NAL)






