Sulut – Pembangunan Manado Marina Bay resmi dimulai. Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meletakan batu pertama pembangunan MMB di Kantor PT. Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Cabang Manado, Kamis (13/2/2020).
Dalam kegiatan yang dirangkaian dengan penandatanganan MoU antara PT. Pelindo IV (Persero) dengan PT. Pembangunan Perumahan (PP) itu nampak hadir, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Andrei Angouw, jajaran PT. Pelindo IV (Persero), PT. Pembangunan Perumahan (PP) dan para pelaku pembangunan sektor pelabuhan.
“Sulawesi Utara akan segera memiliki pelabuhan pariwisata berskala internasional,” kata Olly usai peletakan batu pertama MMB.
Sebagai informasi, pembangunan MMB merupakan upaya yang bernilai konstruktif dalam rangka pemantapan pembangunan daerah melalui sektor perhubungan atau pelabuhan dan pengembangkan sarana penunjang pariwisata.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
Selain sektor perhubungan atau konektivitas yang menjadi salah satu fokus pengembangan daerah ini menuju kemajuan, Pemprov Sulut juga telah menetapkan pariwisata sebagai salah satu leading sector pembangunan daerah.
Komitmen ini tercermin langsung pada salah satu poin dalam sapta cita pembangunan daerah saat ini, yakni “mewujudkan Sulawesi Utara sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing”
Karenanya, MMB akan turut mampu menstimulus perkembangan sektor perhubungan dan pariwisata di Sulawesi Utara, khususnya dalam pelayanan angkutan laut, sehingga kedepannya akan menambah jumlah wisatawan domestik dan macanegara yang berkunjung ke Sulut.
Selain membangun MMB, PT. Pelindo IV juga akan melakukan pengembangan Pelabuhan Manado. Pengembangan ini berupa membangun dermaga 4 ukuran 6×10 meter persegi, pengerukan kolam pelabuhan kedalaman -4 LWS, pembangunan terminal penumpang dengan luas 1.600 meter persegi dan lapangan penumpukan seluas 2.150 meter persegi. (*/JM)








