Sitaro-Gubernur Sulawesi Utara, Prof. DR. Olly Dondokambey,SE mengambil sumpah janji jabatan kepada Penjabat Bupati Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Drs Joi Eltino Bernadin Oroh bersama 3 Pj Bupati dan 1 Pj Walikota. Bertempat di aula Kantor Gubernur Sulawesi Utara,Senin (25/9/2023).
Pengukuhan ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan (SK), di mana Gubernur Olly Dondokambey secara pribadi mengambil alih momen penting ini dengan mengambil bagian dalam pengucapan sumpah Joi Oroh sebagai Pj Bupati Kabupaten Sitaro.

Dalam pelantikan ini, Gubernur Sulut Prof. DR. Olly Dondokambey SE, menyampaikan pesan mendalam bagi ke 5 penjabat yang baru di lantik.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
“Diantara semua keinginan manusia tidak semua tercapai, tidak semua keinginan mulus seperti yang diharapkan.
Semua orang ingin menunjukkan eksistensi dirinya. Namun kemampuan setiap orang untuk mewujudkan hasratnya berbeda-beda. Dan berbeda pula perilaku untuk menyikapinya.
Namun, ketika orang itu berada di posisi yang jauh lebih baik dari sebelumnya terkadang malah lupa terhadap proses yang membuat dirinya berada di keadaan sekarang.”Ungkap Prof.Olly.

Lanjut, Gubernur Olly mengutip filosofi Jawa yaitu kuoso nggendong lali atau dalam bahasa Indonesia yakni kuasa memanggul lupa.
Orang nomor satu di Sulut ini mengingatkan kepada 5 Pj Bupati dan Walikota yang baru dilantik agar menjawab kepercayaan ini dengan bekerja optimal dan tak melupakan proses dan loyalitas untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar layak memimpin kabupaten dan kota.
“Ketika kekuasaan di dapat, maka kekuasaan yang dimiliki bisa membuat yang berkuasa menjadi ‘lupa’. Bisa lupa asal usul, lupa teman, lupa keluarga, lupa dengan kolega, lupa pada proses awal kekuasaan didapat, lupa pada kegunaan kekuasaan itu untuk apa, lupa pada hakekat kekuasaan itu bermakna untuk apa. Bisa juga lupa cara berterima kasih. Lupa menempat kan diri. Lupa pada jati diri. Lupa pada sangkan paraning dumadi,”Ujar Gubernur Olly.

Gubernur Olly dengan tegas mengingatkan seluruh Pj Bupati dan Walikota tak lupa diri ketika mereka mulai memimpin daerahnya dengan menjaga integritas, dedikasi dan bertanggungjawab. “Jadi pemimpin, haruslah mampu menjalankan tugas dengan baik,” ucapnya.
Lebih lanjut, Gubernur Olly mengingatkan Pj Bupati dan Walikota untuk dapat memprioritaskan kepentingan daerah dibandingkan dengan kepentingan pribadi termasuk menyukseskan Pemilu dan Pilkada 2024 agar berjalan aman dan lancar.

“Jadi saat jalankan tugas ingat baik-baik pesan ini karena ketika mendapatkan kekuasaan kadang-kadang kita hanya melihat terangnya lampu, tidak melihat sisa gelapnya. Amanat yang diberikan perlu dilaksanakan dengan baik dalam menghadapi tahun-tahun politik,” tukasnya.
Diketahui, selain penjabat Sitaro Joi Oroh, Gubernur Olly juga melantik Penjabat Walikota Kotamobagu, Asripan Nani (Asisten II Sekdaprov Sulut), Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Utara, Sirajudin Lasena (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulut), Penjabat Bupati Minahasa Jemmy Kumendong (Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulut), dan Penjabat Bupati Minahasa Tenggara Ronald Sorongan (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulut). (heri)









