Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_terms' doesn't exist]SELECT DISTINCT t.term_id, tr.object_id
FROM wpem_terms AS t INNER JOIN wpem_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpem_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id
WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'newstopic') AND tr.object_id IN (203670, 203661, 203654)
ORDER BY t.name ASC
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (1,31) ORDER BY umeta_id ASC
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1,31,8)
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '31' LIMIT 1
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1
SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menghadiri zoom meeting kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kemitraan triple helix untuk pengembangan pertanian/ketahanan pangan di Provinsi Sulut, Rabu (13/1/2021).
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas RI Suharso Monoarfa ini turut dihadiri Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen dan seluruh peserta acara peluncuran kemitraan.
Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengapresiasi dukungan dari Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menteri Pertanian RI, Rektor Central Queensland University, dan Pimpinan Trade and Investment Queensland, serta Rektor Universitas Sam Ratulangi Mando yang terlibat dalam mewujudkan sinergi triple helix ketahanan pangan di Sulut.
“Terima kasih atas dukungannya sehingga satu kesepahaman sudah dapat terbentuk hari ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri PPN/Kepala Bappenas, atas fasilitasi dalam pembentukan kesepahaman ini. Harapan kedepan, apa yang kita sepakati bersama pada hari ini akan terus berlanjut untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia khususnya Sulawesi Utara melalui pengembangan industri peternakan sapi,” kata Olly.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
Gubernur Olly menerangkan bahwa kolaborasi dan sinergitas pembangunan mulai dari tingkat nasional sampai ke daerah adalah kekuatan untuk bersama-sama mencapai Tujuan Pembangunan Nasional. Dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana RPJMN 2020-2024 telah ditetapkan salah satu agenda nasional yaitu peningkatan cadangan pangan, dimana ini juga adalah bagian dari agenda global dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goal’s (SDG’s).
“Sebagai bagian dari integral Negara Kesatuan Republik Indonesia, Provinsi Sulawesi Utara turut berkontribusi dalam pencapaian agenda pembangunan bidang peningkatan cadangan pangan ini,” ujarnya.
Menurut Gubernur Olly, dalam seluruh urusan pembangunan, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dengan kemampuan sumberdaya baik dana dan manusia yang terbatas.
“Karena itu pola kemitraan adalah salah satu wayout atau terobosan untuk keluar dari keterbatasan ini,” ungkapnya.
“Hal ini sangat didukung dengan keberadaan bidang pertanian di dalamnya Peternakan Sapi yang sangat potensial di Sulawesi Utara. Sehingga kesepahaman yang akan ditandatangani saat ini menjadi sangat strategis dan penting untuk dilakukan dan ditindaklanjuti,” tambahnya.
Diketahui, Sulut merupakan salah satu provinsi kepulauan dari 8 provinsi kepulauan di Indonesia yang memiliki 287 Pulau dengan garis pantai 2.395,99 Km, terdiri dari 15 Kabupaten /Kota. Sulut sangat kaya dengan potensi pertanian, kelautan dan perikanan dan kehutanan, hal ini juga ditunjukkan dengan paling besarnya kontribusi lapangan usaha pertanian, perikanan dan kehutanan dalam pembentukan struktur ekonomi Sulut, di tahun 2019 memberikan kontribusi sebesar 20,83%, dan di masa pandemi ini tetap berkontribusi positif sebesar 21,66% Triwulan III Tahun 2020.
Dengan ditandatangani nota kesepahaman ini, diharapkan semua pihak yang berkomitmen dialamnya, akan mampu menindaklanjuti. Lebih khusus Pemprov Sulut yang di dalamnya ada Kabupaten Bolmut sebagai lokasi pengembangan peternakan sapi di Sulut.
Lebih jauh, Gubernur Olly berharap kemitraan ini bukan hanya diatas kertas atau selebrasi saja, tindak lanjut yang sudah direncanakan harus diimplementasikan, sehingga daya ungkit potensi ini benar-benar akan membawa indikasi yang baik dalam pembangunan masyarakat Sulut bangkit akibat pandemi Covid-19.
“Menjadi harapan, kemitraan triple helix untuk pengembangan pertanian/ketahanan pangan khususnya pengembangan peternakan sapi di Sulut ini dapat berjalan dengan baik untuk membawa Sulut semakin maju dan sejahtera,” tutupnya. (*/JM)
