Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (20) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (20)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '20' LIMIT 1

Gerakan “Orang Tua Asuh”, Senjata Baru Minut Tekan Stunting

oleh -0 Dilihat
oleh

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_terms' doesn't exist]
SELECT DISTINCT t.term_id, tr.object_id FROM wpem_terms AS t INNER JOIN wpem_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpem_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'newstopic') AND tr.object_id IN (203670, 203661, 203654) ORDER BY t.name ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (1,31,8) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1,31,8)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '31' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '20' LIMIT 1

Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menempuh langkah tak biasa untuk menekan angka stunting yang melonjak di sejumlh wilayah.

Wakil Bupati sekaligus Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Minut, Kevin William Lotulung, meluncurkan gerakan “orang tua asuh” yang mewajibkan setiap pemimpin daerah mengadopsi balita stunting di wilayahnya.

Kebijakan ini diputuskan usai rapat darurat bersama para kepala OPD dan camat, Senin (25/8/2025).

Dalam forum tersbut, Kevin menegaskan bahwa penanganan stunting tak bisa lagi berjalan dengan pola lama yang hanya mengandalkan laporan dan data.

“Anggaran harus berbanding lurus dengan prevalensi stunting. Kita tidak bisa berdiam diri ketika angka justru meningkat,” tegas Kevin.

Melalui skema “orang tua asuh”, seluruh pejabat mulai dari hukum tua, camat, kepala OPD, hingga bupati dan wakil bupati diberi tanggung jawab langsung untuk mendampingi anak balita yag terdampak stunting.

Setiap anak akan mendapatkan perhatian personal, pemenuhan gizi, serta pendampingan kesehatan secara berkelanjutan.

Selain itu, Kevin memastikan minggu depan dirinya bersama tim akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi di akar rumput.

“Kita cek mendetail dan terstruktur, agar tidak ada lagi program yang jalan di tempat,” katanya.

Dengan pola kepemimpinan yang lebih personal, Minut menargetkan prevalensi stunting bisa ditekan signifikan dalam waktu dekat. (T3)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '20' LIMIT 1