Bitung- Polres Bitung berhasil mempertemukan dua kelompok anak muda yang sebelumnya terlibat perkelahian, yakni anak muda Empang dan Sarikelapa, lewat acara buka puasa bersama, Rabu, (11/3/2026) di halaman Masjid Al Falah Empang.
Hal ini dilakukan dalam rangka membangun kembali kebersamaan dan meredam potensi konflik di kalangan generasi muda.
Kegiatan ini dilaksanakan pasca perkelahian yang sempat terjadi antara kelompok pemuda dari kedua wilayah tersebut pada Minggu, (8/3/2026) lalu. Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi, dialog, sekaligus ajakan untuk kembali mempererat persaudaraan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H, Kasat Intelkam AKP Slamet, Kasat Reskrim AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, S.Tr.K., S.I.K., Camat Maesa Fatmawaty Soleman, S.STP, Lurah Bitung Timur Syarifudin Takahindangen, S.Sos, Ketua Ormas BSM Kota Bitung H. Sapiin Palakua, Panglima Adat Nusa Utara Provinsi Sulawesi Utara, Richard Mamuntu, tokoh pemuda Mario Mamuntu, para tokoh agama, pengurus Masjid Al-Falah, serta sekitar 30 pemuda dari Empang dan Sarikelapa.
Dalam suasana penuh kehangatan, para tokoh masyarakat dan pemerintah memberikan pesan persaudaraan kepada para pemuda agar tidak lagi terlibat dalam konflik yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan.
Tokoh pemuda Kota Bitung, Mario Mamuntu, mengajak generasi muda untuk menyalurkan energi dan hobi mereka ke arah yang lebih positif. Ia menegaskan bahwa semangat kompetisi seharusnya diwujudkan melalui kegiatan yang membangun seperti olahraga atau latihan bela diri, bukan melalui perkelahian.
Camat Maesa Fatmawaty Soleman juga mengingatkan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kesabaran, memperbanyak kebaikan, serta menghindari perselisihan.
Sementara itu, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi jembatan yang mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
“Kami bersyukur hari ini adik-adik dari Empang dan Sarikelapa bisa duduk bersama dalam suasana damai. Tidak ada manfaatnya permusuhan atau tawuran. Kalian semua adalah generasi muda yang baik dan memiliki masa depan. Mari jaga Kota Bitung tetap aman dan kondusif dengan mengisi waktu melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengungkapkan bahwa Polres Bitung bersama tokoh pemuda berencana menggelar lomba lari memperebutkan Piala Kapolres Cup 2026 setelah Hari Raya Idulfitri sebagai wadah positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi dan bakat mereka.
Selain itu, pemerintah kecamatan juga membuka peluang solusi bagi anak-anak muda yang putus sekolah agar dapat dicarikan jalan keluar melalui koordinasi dengan Pemerintah Kota Bitung.
Rencananya, kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan pada Kamis (12/3/2026) di wilayah Sarikelapa, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempererat persaudaraan dan mencegah terjadinya kembali tawuran antar kelompok pemuda.
Melalui pendekatan humanis dan dialog yang terbuka, Polres Bitung berharap para generasi muda dapat menjadi pelopor kedamaian serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Bitung. (hzq)














