Minut– Semangat totalitas Tonaas Wangko Pa Esa’an Ne Tu’a Tu’a, Ishak Tambani, dalam mendukung pasangan calon (paslon) Yulius Selvanus – Victor Mailangkay di Pilkada Sulawesi Utara, membuahkan langkah kreatif yang penuh makna.
Ishak Tambani menggelar lomba unik yang sukses menyatukan pendukung dua paslon lainnya, yakni Joune Ganda-Kevin William Lotulung (JGKWL) dan Melky Jakhin Pangemanan-Christian Kamagi (MJPCK). Melalui kompetisi ini, ia berhasil menciptakan semangat kebersamaan untuk mendukung kemenangan Yulius – Victor.

Acara yang berlangsung di Desa Wasian, Kecamatan Dimembe ini diikuti ratusan peserta yang antusias berkompetisi dalam tiga lomba kreatif: pidato bahasa daerah, permainan kartu zonk, dan lomba mengisi air dalam wadah. Semangat kebersamaan tampak nyata saat para peserta bekerja sama dan berkolaborasi untuk memenangkan lomba, memperebutkan hadiah menarik yang telah disiapkan. Selasa, (19/11/2024).
- Pondasi Iman dan Kebersamaan, PLN UID Suluttenggo Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Hapsa P/KB Sinode GMIM Tahun 2026
- Gelar Srikandi Goes to School di SMA Negeri 1 Manado, PLN UID Suluttenggo Perkuat Karakter dan Literasi Energi Generasi Muda
- Gerakan Ekonomi Hijau, Dekranasda Bitung Gelar Pelatihan Pembuatan Tas Kresek Jadi Produk Bernilai Jutaan
“Lomba ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga cara kita merajut kebersamaan dan menciptakan suasana riang gembira menyambut pesta demokrasi. Semua pendukung larut dalam nuansa kekeluargaan dan sepakat mendukung Yulius – Victor,” ujar Ishak Tambani.
Ketua Panitia Lomba, Stephany Pangemanan, turut mengapresiasi dukungan penuh dari Ishak Tambani dan Ketua Relawan Jabat Erat Sulut, Howard Hendriek Marius.
Ia menyebut lomba ini berhasil menciptakan soliditas antar pendukung JGKWL dan MJPCK untuk menyatukan langkah demi kemenangan Yulius – Victor.
“Semangat kekompakan ini akan terus terjaga hingga hari pemungutan suara nanti,” tegas Stephany.
Acara yang digelar di rumah Ketua Gerakan Masyarakat Indonesia (GMBI) Minut, Rivo Rotinsulu, ini menjadi momentum berharga dalam membangun harmonisasi antar pendukung, menjadikan pesta demokrasi tidak hanya kompetitif, tetapi juga sarat kebersamaan. (T3/*)









