MAUMERE — Puluhan pemukiman warga di empat RT di Kelurahan Wolomarang, Kota Maumere, Nusa Tenggara Timur, terendam banjir hingga setinggi betis orang dewasa.
Hal itu disebabkan hujan turun dengan intensitas tinggi sekitar pukul 16.00 WITA, Senin (1/2/2021), ditambah buruknya sistem drainase dari enam anak sungai menyebabkan perkumpulan air bermuara di pemukiman warga.
Empat wilara4 RT yang terendam banjir tersebut yakni RT 10, 17, 18, dan 19.
Hal itu mendorong 14 prajurit TNI dari Koramil 1603-01/Alok diterjunkan ke lokasi banjir.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Tampak sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat dari Koramil 1603-01/Alok di bawah pimpinan Sertu Djefri Berek, Lurah Wuring, Gregorius Kate, SE, Kasi Trantib Lusia Lelo SM, Kepala Dinas PU Tomi Lameng ST, Kabid Citra Karya bersama anggota, ikut memantau lokasi banjir.
Mereka juga melakukan pembersihan terhadap saluran air, agar banjir dapat mengalir dengan mudah. Para prajurit ini pun membantu warga menyelamatkan barang mereka dari genangan banjir.
Danramil 1603 – 01 Alok, Kapten Czi Sunaryo mengatakan, meski tidak ada korban jiwa, sebagian rumah warga digenangi banjir beserta isinya.
Kata dia, Dandim 1603/Sikka Letkol Inf M Zulnalemdra Utama, SIP selalu mengingatkan cuaca tidak bersahabat, babinsa agar siap siaga membantu bila sewaktu-waktu terjadi banjir dan bencana lainnya di wilayah masing-masing.
Meski banjir sudah mulai surut, sebagian besar warga di kawasan itu masih resah, karena kondisi cuaca masih belum menentu di tengah musim penghujan saat ini.
Mereka juga khawatir bekas banjir akan berdampak pada mewabahnya DBD dan penyakit kulit. (**)






