POSO -Kembali warga Poso menjadi korban kekejaman orang yang tidak dikenal (OTK), pada saat akan melakukan aktifitas di lokasi kebun wilayah di Desa Sanginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso.
Dua warga yang diketahui berinisial AB dan AP bermaksud untuk menjaga kebun jagung di wilayah perkebunan Tahiti, pada Sabtu, (9/8/2020),sampai di kebun pondoknya terlihat ada beberapa OTK dan dari arah belakang ada dua orang OTK.
Pada saat itu AP digiring untuk bertemu OTK lain yang ada di pondok, karena merasa terancam AP loncat dan melarikan diri, karena merasa terancam AP loncat dan melarikan diri, tidak lama terdengar suara tembakan.
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto, SIK saat di konfirmasi media membenarkan kejadian tersebut, dan menjelaskan satu orang inisial AB ditemukan oleh tiem
Satgas Tinombala bersama warga pada Minggu,(9/8/2020),Pukul 12.30 WITA dalam kondisi sudah meninggal dunia.
- Diawali Jalan Sehat, Walikota Bitung Buka Rangkain Kegiatan HUT RI Ke 81
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Petugas dibantu warga langsung mengevakuasi korban untuk di bawah ke rumah korban di Desa Sanginora, Poso Pesisir Selatan, tidak lama datang Kapolres Poso bersama anggota dan tiem medis untuk melakukan visum dan identifikasi.
“Tim Satgas Tinombala saat ini sedang melakukan pengejaran pelaku yang di duga Daftar Pencarian Orang (DPO),kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinanan Ali Kalora sebagaimana ciri-ciri yang di tunjuk saksi dalam daftar DPO,”tutup Didik. (Johnny)








