Morut-Mengakhiri penghujung tahun 2023, kembali terjadi musibah yang dialami oleh dua pekerja tambang nickel di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Provinsi Sulteng. Kedua korban tersebut, dinyatakan tewas tertimbun longsor.
Peristiwa longsor tersebut terjadi, di area penambangan nickel PT SPM di Desa Peboa, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morut.
Dari sejumlah Informasi yang di himpun oleh media ini, telah terjadi longsor di lokasi tambang PT SPM di Desa Peboa, Sabtu ( 30/12/2023) pagi sekitar pukul 8.30 wita.
Dua pekerja yang tewas tertimbun longsor tersebut, diketahui BY laki-laki (40) warga Desa Puncak Indah Kecamatan Malili Kabupaten Luwu timur, dan RM laki-laki warga Kecamatan Pamona Timur Kabupaten Poso.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Massal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
Kapolsubsektor Petasia Timur, Iptu Marcel, membenarkan musibah longsor yang terjadi di kawasan tambang PT SPM, yang menyebabkan dua orang pekerjanya tewas.
” Benar ada dua pekerja yang menjadi korban longsor di area tambang nickel PT SPM pak. Korbannya dua orang, saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Kolonodale. Berkaitan dengan kronologis kejadiannya, kami belum bisa berkomentar, karena masih dalam tahap penyelidikan.” jelasnya, Sabtu (30/12/20223).
Hingga berita ini tayang, pihak manajemen PT SPM, belum bisa di konfirmasi lebih lanjut. (*)








