Morut-Mengakhiri penghujung tahun 2023, kembali terjadi musibah yang dialami oleh dua pekerja tambang nickel di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Provinsi Sulteng. Kedua korban tersebut, dinyatakan tewas tertimbun longsor.
Peristiwa longsor tersebut terjadi, di area penambangan nickel PT SPM di Desa Peboa, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morut.
Dari sejumlah Informasi yang di himpun oleh media ini, telah terjadi longsor di lokasi tambang PT SPM di Desa Peboa, Sabtu ( 30/12/2023) pagi sekitar pukul 8.30 wita.
Dua pekerja yang tewas tertimbun longsor tersebut, diketahui BY laki-laki (40) warga Desa Puncak Indah Kecamatan Malili Kabupaten Luwu timur, dan RM laki-laki warga Kecamatan Pamona Timur Kabupaten Poso.
- PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Efisiensi dan Penguatan Energi Domestik
- Kinerja UPTD Pendapatan Wilayah XII Morut Tunjukan Tren Positif, Masih Tri Wulan III, Realisasi PKB Tembus 104 Persen
- Presiden Prabowo dan Presiden Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kapolsubsektor Petasia Timur, Iptu Marcel, membenarkan musibah longsor yang terjadi di kawasan tambang PT SPM, yang menyebabkan dua orang pekerjanya tewas.
” Benar ada dua pekerja yang menjadi korban longsor di area tambang nickel PT SPM pak. Korbannya dua orang, saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Kolonodale. Berkaitan dengan kronologis kejadiannya, kami belum bisa berkomentar, karena masih dalam tahap penyelidikan.” jelasnya, Sabtu (30/12/20223).
Hingga berita ini tayang, pihak manajemen PT SPM, belum bisa di konfirmasi lebih lanjut. (*)





