Manado-Pemprov Sulut lewat Dinas Kebudayaan Daerah mengelar penulisan naskah kajian ornamen kain tradisional yang dibuka secara resmi Kadis Kebudayaan Janni Lukas SPi MSi, Senin (08/05/2023).
Kadis Lukas menyatakan kegiatan ornamen merupakan kegiatan yang dilaksanakan setelah pendataan dikabupaten /kota baik itu di bolmong raya, daerah kepulauan.
Sehingga bersama pakar akan menyusun dan dirampungkan data yang terkumpul lewat penulisan naskah kajian.
Lanjut Kadis Lukas , setelah dibuat naskah dan diputuskan dilaporkan ke Gubernur dan Wakil Gubernur menyangkut ornamen kain tradisional ini.
- Dukung Kemandirian Petani Bunga Krisan, PLN UID Suluttenggo Resmikan Program Electrifying Agriculture di Tomohon
- Sinergi PT SJA 2 Dan Dinas Kehutanan Perkuat Masyarakat Cegah Karhutla
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
Dikatakannya pula, lewat kegiatan ini ada tim yang merumuskan dan dilanjutkan dengan seminar.
“Lewat seminar kain yang sudah dibahas dan ornamen ini bisa mengatahui ornamen asli di minahasa, nusa utara dan bolmong dimana semua mengaku ada kain tradisonal untuk di 15 kabupaten/ kota.Tim ini melihat ornamen yang ada menyangkut asalnya,”Uungkap lukas Kadis Lukas pun mengapresiasi panitia serta tim dalam kegiatan ini.
Hadir dalam kegiatan sekaligus nara sumber Drs Daud Elias Pangkey MPd sebagai koordinator tim ahli kajian kain tradisional Drs Jerry Manus MSn dan Jemmy Manus, kemudian jajaran Disbud Sekretaris Ronny Siwi, Kabid Patricia Mawitjere, Kasie Museum Berty Sulangi. (**)








