Banten-Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan energi yang terjangkau (affordable energy) mampu membuka peluang investasi baru di Indonesia.
“Dengan adanya affordable energy ini akan ada investasi baru, dan dari investasi baru ini akan menciptakan lapangan kerja,”kata Darmawan dalam acara Kompas100 CEO Forum yang digelar di Indonesia Convention Center (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Banten, Rabu, (26/11/2025).
Lebih lanjut, ia mengatakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pembukaan dan penyerapan tenaga kerja, dan keberlanjutan lingkungan menjadi sangat penting bagi Indonesia.
PLN, kata Darmawan lagi, membutuhkan investasi sekitar Rp3.000 triliun untuk menjalankan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, yang menjadi landasan percepatan transisi energi dan kemandirian pasokan listrik nasional.
- Ekonomi Sulawesi Utara Triwulan I-2026 Tetap Positif Tumbuh Impresif 5,54 Persen,Lampaui Target Nasional
- Ketua Umum HMI Cabang Boalemo Kecam Terkait Dugaan Tindakan Represif Aparat Kepolisian terhadap Kader HMI
- 50 Persen Bidang Tanah di Sulteng Bersertipikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh
Darmawan mengatakan RUPTL 2025-2034 menetapkan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt, dengan 76 persen di antaranya berbasis energi baru terbarukan (EBT).
Ia menambahkan, realisasi RUPTL akan menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar, memperkuat ketahanan energi, menurunkan emisi gas rumah kaca, serta mendorong pergeseran dari energi impor menuju energi domestik.








